Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Administrasi Jakarta Selatan, tengah bersiap untuk menggelar Operasi Pembinaan Kependudukan (Biduk) untuk mendata para pendatang baru yang datang ke Jakarta Selatan, pasca Hari Raya Idul Fitri 1439 H.
Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Selatan, Abdul Haris mengatakan, biduk perdana ini akan digelar pada 10 Juli 2018 di salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
"Perdana tanggal 10 Juli," ujarnya, Jumat (29/6). Haris menjelaskan, dalam Biduk perdana ini, pihaknya akan melakukan penelusuran, guna melihat apakah ada penduduk baru yang datang dari daerah, untuk bertempat di wilayah tersebut. "Kita akan mendata para pendatang baru di sana," ucapnya.
Abdul Haris menuturkan, pihaknya juga akan melakukan biduk di sembilan kecamatan lain yang ada di Jakarta Selatan. Dalam menetapkan biduk ini, Sudin Dukcapil Jaksel melakukan prediksi terhadap wilayah yang disinyalir sebagai tempat bagi datangnya pendatang baru. "Jadi ada pemetaan wilayah terlebih dahulu yang dilakukan. Kita memprediksi bahwa tempat tersebut merupakan kantong bagi para penduduk pendatang baru di Jakarta Selatan," terangnya.
Abdul Haris menuturkan, selain pendataan, dalam Biduk ini pun pihaknya menyelenggarakan berbagai pelayanan. "Jadi Biduk ini dibarengi dengan pelayanan SKDS, Rekam KTP Elektronik dan pendistribusian, serta konsultasi adminduk," tuturnya. Tidak itu saja, tambah Abdul Haris, dalam kegiatan ini Sudin Dukcapil juga bekerja sama dengan berbagai instansi terkait lainnya demi lancarnya gelaran Biduk. " Tni, Polri, Imigrasi, BNN dan Sudin Sosial," pungkasnya. (KIP JS)