Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Administrasi Jakarta Selatan, tengah bersiap untuk menggelar Operasi Pembinaan Kependudukan (Biduk), untuk mendata para pendatang baru, yang datang ke Jakarta khususnya Jakarta Selatan, pasca Hari Raya Idul Fitri 1438 H.
Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Selatan Abdul Haris mengatakan, biduk akan digelar pada 25 Juli 2017 mendatang, yang bertempat di Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Administrasi Jakarta Selatan.
"Jadi sebelumnya itu sudah kita survei dan kita data, rupanya disana banyak sekali (pendatang baru, red)," ujarnya, Rabu (12/7). Haris mengatakan, kegiatan yang mengambil tema Gebyar Biduk Pasca Idul Fitri ini juga akan diselenggarakan di sembilan kecamatan lainnya. "Untuk saat ini akan fokus di Cipete Utara terlebih dahulu," tuturnya.
Haris mengungkapkan, sebelum melakukan biduk, pihaknya terlebih dahulu melakukan pendataan di setiap kelurahan yang ada di Jakarta Selatan. Hal itu bertujuan untuk memetakan wilayah yang nantinya akan dijadikan untuk lokasi biduk.
"Kebetulan di wilayah Cipete Utara itu ada suatu tempat yang diprediksi akan sangat banyak pendatang baru nya. Nah setelah kita data, ternyata kita temukan hasil dari dokumen bahwa dari mereka banyak yang tidak memiliki identitas DKI Jakarta," paparnya.
Haris menjelaskan, dalam kegiatan ini, dirinya akan berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait, demi terciptanya kelancaran dalam operasi yang dilakukan oleh Sudin Dukcapil Jakarta Selatan.
"Yang pasti kita akan undang Satpol PP, siapa tahu disaat yang bersamaan itu ada masyarakat yang dikategorikan melanggar Perda Ketertiban Umum. Kita juga akan coba undang Disnaker apabila mereka (pendatang baru, red) membutuhkan informasi mengenai keterkaitan untuk mencari kerja. Selain itu, kita juga undang Sudin Sosial," pungkasnya. (KIP JS)