Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, meresmikan penempatan satu unit Mobil Pemadam Kebakaran Provinsi DKI Jakarta, yang berada di Kompleks Perkantoran dan Perumahan Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia, Jl. Seno Raya, Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jumat (22/9).
Dalam peresmian yang juga dihadiri oleh Wakil Kepala BIN Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana, Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Tri Kurniadi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta Subejo, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko, serta instansi terkait lainnya, Djarot mengatakan bahwa bantuan Mobil Damkar ini diberikan, sebagai upaya untuk menjaga wilayah BIN dan sekitarnya, agar terhindar dari resiko bahaya kebakaran.
"Lokasi BIN ini dikelilingi oleh pemukiman warga yang padat, dan ini juga merupakan objek vital. Maka, kami berkomitmen untuk menjaga objek vital ini, dengan menempatkan Mobil PMK (Pemadam Kebakaran), dan inilah yang mendasari kami," ujarnya. Djarot pun mengucapkan terima kasih kepada BIN, yang telah menyediakan lahan untuk penempatan Pos Pemadam Kebakaran. Menurut Djarot, sangat sulit untuk menemukan lahan sebagai tempat berdirinya Pos Pemadam Kebakaran.
"Di samping lahan kita juga butuh pengamanan, dan tidak gampang mencari lahan serta sekaligus pengamanan. Alhamdulillah, BIN bekerja sama dengan kita (Pemprov DKI), sehingga mampu untuk mengamankan wilayah di sini. Dengan adanya lokasi yang bagus, dengan adanya akses yang bagus, artinya kita bisa mengcover wilayah disini supaya tidak terjadi kebakaran," tuturnya.
Djarot memaparkan, selama Januari hingga Agustus 2017, telah terjadi sebanyak 496 kebakaran di wilayah DKI. Keberadaaan Pos Pemadam Kebakaran di kompleks BIN ini, diharapkan dapat meminimalisir angka kasus kebakaran di ibu kota. "Oleh karena itu kita sebar titik-titik kendaraan sampai dengan saat ini 108 titik, ini upaya kita. Kita juga ingatkan kepada warga untuk tertib dalam pembangunan, seperti mengecek sambungan listrik," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Kepala BIN Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana memaparkan, keberadaan Pos Pemadam Kebakaran di Kompleks BIN, sangat diapresiasi oleh pihaknya. Selain itu, dirinya juga mengajak seluruh komponen, untuk mengedepankan langkah preventif jika terjadi bencana kebakaran, guna meminimalisir korban jiwa maupun materiil. "Dengan melakukan pemadaman dini agar api tidak membesar, sehingga tidak menimbulkan berbagai macam kerugian," ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta Subejo mengatakan, Pos Pemadam Kebakaran yang berada di kompleks BIN tersebut, akan diisi oleh empat hingga lima petugas per unit. "Kita berharap dengan adanya Damkar ini masyarakat Jakarta Selatan bisa terlayani dengan baik, artinya upaya preventif juga bisa kita lakukan, sehingga resiko kebakaran bisa kita tekan seminimal mungkin," tandasnya. (KIP JS)