Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Provinsi DKI Jakarta, menggelar pelayanan restorasi arsip bagi warga terdampak banjir di seluruh wilayah Kota di DKI Jakarta. Salah satunya di Kantor Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kepala Dinas Pusip DKI Jakarta H. Wahyu Haryadi mengatakan, pelayanan restorasi ini merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan oleh pihaknya untuk menyelamatkan dokumen-dokumen penting masyarakat yang terdampak banjir.
"Kita tahu bahwa beberapa hari lalu warga Jakarta sebagian terkena banjir. Karena itu mungkin ada beberapa dokumen atau arsip dari keluarga yang kena (banjir), sehingga basah ataupun koyak. Oleh karena itu kami mengadakan kegiatan restorasi yaitu penyelamatan arsip pasca banjir," kata Wahyu ketika dimintai keterangan, saat melakukan monitoring restorasi arsip di Kantor Kelurahan Cipulir, Selasa (7/1).
Wahyu menambahkan, kegiatan restorasi arsip ini akan digelar selama satu bulan. Pelayanan restorasi yang dilayani, sambung Wahyu, di antaranya ijazah, sertifikat dan lain-lain yang rusak atau basah akibat banjir dapat kita perbaiki saat itu juga. "Yang jelas kalau untuk masalah kependudukan sudah dilakukan oleh Dinas Kependudukan. Kita hanya yang untuk ijazah dan dokumen lainnya yang masih basah kita bisa perbaiki," tuturnya.
Dirinya berharap, pelayanan restorasi ini bisa membantu masyarakat berkaitan dengan penyelamatan arsip mereka. "Pelayanan ini kita lakukan secara gratis, operasional pelayanan juga kita buka mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB tiap harinya," tandasnya.
Kepala Dinas Pusip DKI Jakarta H. Wahyu Haryadi mengatakan, pelayanan restorasi ini merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan oleh pihaknya untuk menyelamatkan dokumen-dokumen penting masyarakat yang terdampak banjir.
"Kita tahu bahwa beberapa hari lalu warga Jakarta sebagian terkena banjir. Karena itu mungkin ada beberapa dokumen atau arsip dari keluarga yang kena (banjir), sehingga basah ataupun koyak. Oleh karena itu kami mengadakan kegiatan restorasi yaitu penyelamatan arsip pasca banjir," kata Wahyu ketika dimintai keterangan, saat melakukan monitoring restorasi arsip di Kantor Kelurahan Cipulir, Selasa (7/1).
Wahyu menambahkan, kegiatan restorasi arsip ini akan digelar selama satu bulan. Pelayanan restorasi yang dilayani, sambung Wahyu, di antaranya ijazah, sertifikat dan lain-lain yang rusak atau basah akibat banjir dapat kita perbaiki saat itu juga. "Yang jelas kalau untuk masalah kependudukan sudah dilakukan oleh Dinas Kependudukan. Kita hanya yang untuk ijazah dan dokumen lainnya yang masih basah kita bisa perbaiki," tuturnya.
Dirinya berharap, pelayanan restorasi ini bisa membantu masyarakat berkaitan dengan penyelamatan arsip mereka. "Pelayanan ini kita lakukan secara gratis, operasional pelayanan juga kita buka mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB tiap harinya," tandasnya.