Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi DKI Jakarta bersama dengan Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji, melakukan kampanye penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan di Pasar Mayestik, Kelurahan Gunung, Jakarta Selatan, Rabu (3/7).
Isnawa menuturkan, kampanye yang digelar dalam rangka memperingati “Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia” itu, dilakukan dengan cara mengajak masyarakat menukar kantong plastik yang digunakan saat berbelanja, dengan kantong belanja ramah lingkungan. “Hari Ini adalah Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia. Jadi memang sedunia, masyarakat internasional pun melihat bahwa plastik adalah salah satu permasalahan lingkungan yang berdampak terhadap menurunnya kualitas lingkungan di semua wilayah, juga termasuk di Jakarta,” ujar Isnawa.
Isnawa menerangkan, Indonesia termasuk negara kedua terbesar setelah Tiongkok penghasil mikroplastik. Tentunya ini predikat yang kurang menguntungkan bagi Indonesia di mata dunia internasional. “Karena itu, hari ini Dinas LH mengajak semua pemerintah kota di DKI Jakarta, termasuk Jakarta Selatan, untuk melakukan edukasi dengan cara menukar kantong plastik yang dibawa pengunjung, dengan kantong belanja ramah lingkungan,” terangnya.
Isnawa menilai, kegiatan kampanye yang dilakukan Dinas LH ini sangat bagus sekali. Karena sampah di Jakarta per hari sudah mencapai angka 7.800 ton, dan salah satu penyumbang sampah itu adalah kantong plastik. “Saya berterima kasih kepada Dinas LH. Kampanye ini akan terus dilakukan di Jakarta Selatan, dan kita akan mengedukasi warga Jakarta untuk menggunakan kantong ramah lingkungan. Kantong belanja ramah lingkungan ini bisa digunakan berkali-kali atau setiap kali berbelanja, sehingga tidak perlu menggunakan lagi kantong plastik,” ucapnya.
Sementara, Kepala Seksi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Rahmawati, mengucapkan terima kasih kepada Wakil Wali Kota Jakarta Selatan yang telah ikut mengkampanyekan penggunakan kantong belanja ramah lingkungan. “Hari ini kami bagikan 100 kantong, berharap Wali Kota Jakarta Selatan terus ikut mengkampanyekan ini,” katanya.
Rahmawati mengatakan, berdasarkan Pasal 21 Perda DKI Jakarta No. 3/2013 Tentang Pengelolaan Sampah, penanggung jawab/pengelola pusat perbelanjaan toko modern dan pasar wajib menyediakan kantong belanja yang ramah lingkungan. "Jadi kita untuk mal itu sudah mengkampanye sejak tahun lalu, dan di pasar sudah beberapa kali. Kita berharap PD Pasar Jaya juga ikut mengkampanyekan ini kepada pedagang dan masyarakat,” tandasnya.
Isnawa menuturkan, kampanye yang digelar dalam rangka memperingati “Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia” itu, dilakukan dengan cara mengajak masyarakat menukar kantong plastik yang digunakan saat berbelanja, dengan kantong belanja ramah lingkungan. “Hari Ini adalah Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia. Jadi memang sedunia, masyarakat internasional pun melihat bahwa plastik adalah salah satu permasalahan lingkungan yang berdampak terhadap menurunnya kualitas lingkungan di semua wilayah, juga termasuk di Jakarta,” ujar Isnawa.
Isnawa menerangkan, Indonesia termasuk negara kedua terbesar setelah Tiongkok penghasil mikroplastik. Tentunya ini predikat yang kurang menguntungkan bagi Indonesia di mata dunia internasional. “Karena itu, hari ini Dinas LH mengajak semua pemerintah kota di DKI Jakarta, termasuk Jakarta Selatan, untuk melakukan edukasi dengan cara menukar kantong plastik yang dibawa pengunjung, dengan kantong belanja ramah lingkungan,” terangnya.
Isnawa menilai, kegiatan kampanye yang dilakukan Dinas LH ini sangat bagus sekali. Karena sampah di Jakarta per hari sudah mencapai angka 7.800 ton, dan salah satu penyumbang sampah itu adalah kantong plastik. “Saya berterima kasih kepada Dinas LH. Kampanye ini akan terus dilakukan di Jakarta Selatan, dan kita akan mengedukasi warga Jakarta untuk menggunakan kantong ramah lingkungan. Kantong belanja ramah lingkungan ini bisa digunakan berkali-kali atau setiap kali berbelanja, sehingga tidak perlu menggunakan lagi kantong plastik,” ucapnya.
Sementara, Kepala Seksi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Rahmawati, mengucapkan terima kasih kepada Wakil Wali Kota Jakarta Selatan yang telah ikut mengkampanyekan penggunakan kantong belanja ramah lingkungan. “Hari ini kami bagikan 100 kantong, berharap Wali Kota Jakarta Selatan terus ikut mengkampanyekan ini,” katanya.
Rahmawati mengatakan, berdasarkan Pasal 21 Perda DKI Jakarta No. 3/2013 Tentang Pengelolaan Sampah, penanggung jawab/pengelola pusat perbelanjaan toko modern dan pasar wajib menyediakan kantong belanja yang ramah lingkungan. "Jadi kita untuk mal itu sudah mengkampanye sejak tahun lalu, dan di pasar sudah beberapa kali. Kita berharap PD Pasar Jaya juga ikut mengkampanyekan ini kepada pedagang dan masyarakat,” tandasnya.