Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Arifin, didampingi Camat Jagakarsa Abdul Chalik, serta lurah se-Kecamatan Jagakarsa, memimpin Apel Bulan Tertib Trotoar Tingkat Kota Adm. Jaksel Tahun 2017, di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Selasa (29/8). Apel bersama di gelar di zona A Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, dan diikuti oleh jajaran gabungan sebanyak 400 personel yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Satgas SDA, Satgas Bina Marga, Satgas PE, PHL Pertamanan, PPSU, Damkar, Kesehatan, dan staff Kecamatan.
Ini merupakan kegiatan BTT (Bulan Tertib Trotoar) yang terakhir untuk wilayah Kecamatan Jagakarsa. Dalam pelaksanaannya, penertiban ini dibagi dua tim, yaitu Tim 1 dan Tim 2 dengan rute target penertiban untuk tim 1 adalah : Jl. Moh Kahfi II - Psr. Lenteng Agung - Jl. Lenteng Agung Barat - St. Lenteng Agung - Jl. Lenteng Agung Timur - St. Univ. Pancasila - Jl. Akses UI, dan untuk tim 2 : Jl. Moh Kahfi II - Jl. Jeruk - Jl. Joe - Jl. Lenteng Agung Barat - Jl. TB. Simatupang (Antam) - Jl. Lenteng Agung Timur. Dalam apel BTT tersebut, Arifin mengatakan, kegiatan penertiban ini adalah dalam rangka pengembalian fungsi trotoar sesuai dengan instruksi gubernur No.99 Tahun 2017 tentang bulan tertib trotoar.
“Kita ingin mendapatkan hasil dari penertiban ini bukan hanya untuk satu bulan karena bulan tertib trotoar tetapi untuk selama-lamanya trotoar itu tertib. Karena tujuan dari pada bulan tertib trotoar ini adalah untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas bagi pejalan kaki,” ujarnya. Arifin menjelaskan, kegiatan ini jangan hanya saja mengedepankan seremonialnya saja, melainkan harus benar-benar ada yang dihasilkan, sehingga apa yang diinginkan dan diharapkan bisa tercapai.
“Tetapi lebih kepada output dan outcome nya bahwa benar-benar trotoar yang ada di wilayah Jakarta Selatan dapat dimanfaat bagi pejalan kaki, sehingga warga Jakarta dapat benar-benar merasa nyaman dan aman dalam menggunakan trotoar,” paparnya. Pada kesempatan yang sama, Lurah Tanjung Barat, Debby Novita Andriani mengatakan, segala aktivitas yang tidak sesuai dengan ketentuan diatas trotoar, maka akan langsung segera ditertibkan. “Kita melakukan pendataan untuk lokasi-lokasi yang akan kita tertibkan dengan bersinergi bersama satpol PP dan juga Dishub,” tuturnya.
Sementara Kepala Seksi Pengendalian Sudin Perhubungan Jakarta Selatan, Edi Sufaat menjelaskan, Sudinhub Jaksel akan selalu mendukung Bulan Tertib Trotoar dengan melakukan berbagai tindakan seperti yang telah ditetapkan. “Dalam hal ini kita membantu untuk menderek kendaraan ataupun mengempesi kendaraan (OCP) yang ada di trotoar. Kegiatan ini juga sebagai momentum dari kegiatan yang kita lakukan sehari-hari,” ucapnya.
Dukungan terhadap giat tertib trotoar juga disampaikan Kepala Seksi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Penindakan Satpol PP Jakarta Selatan, Romansen Sirait. “Kita melaksanakan Instruksi Gubernur untuk mengembalikan fungsi dari trotoar bagi para pejalan kaki, dimana para pedagang kaki lima yang ada di trotoar, dan juga diatas saluran kita tertibkan. Kegiatan ini juga sebagai cara untuk mengedukasi warga masyarakat mengenai fungsi dari trotoar,” tandasnya.
Diketahui, dalam kegiatan yang juga turut dihadiri oleh Wakasatpol PP Provinsi Saefuloh, Plt Satpol PP Jakarta Selatan Eko Saptono, Danramil Jagakarsa Mayor Inf. Hartono, serta Wakapolsek Jagakarsa Akp. Suroto ini, sebanyak 36 kendaraan yang terdiri dari 18 motor dan 18 mobil terkena Operasi Cabut Pentil (OCP), enam kendaraan di BAP Tilang, dan enam kendaraan diderek. Di sisi lain, tiga gerobak, 12 meja, tiga kompresor, dua warung rokok, 12 bangku, tiga terpal, tiga etalasi, satu alat penambal ban, satu tiang, 12 ban bekas, serta satu plang rokok, ditertibkan dalam operasi ini. (KIP JS)