Jakarta Selatan - Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, menghadiri acara Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Kota Administrasi Jakarta Selatan di Gedung Nyi Ageng Serang, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (26/6) malam.
Ia mengatakan, Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan memiliki arti yang sangat strategis karena lembaga kemasyarakatan merupakan mitra utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sekaligus menjadi ujung tombak pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat wilayah.
"Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program dan kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat melalui RT, RW, LMK, PKK, Karang Taruna, FKDM, Dasawisma, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat lainnya," ujarnya.
Syafrin menambahkan, Jakarta Selatan sebagai wilayah yang terus berkembang, menghadapi berbagai tantangan sekaligus peluang. Pertumbuhan penduduk, dinamika sosial, perubahan iklim, perkembangan teknologi digital, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik menuntut adanya kolaborasi dan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat.
"Maka dari itu, peningkatan kapasitas lembaga kemasyarakatan seperti ini harus mampu memperkuat peran sebagai, mitra strategis pemerintah dalam pembangunan wilayah, penggerak partisipasi dan pemberdayaan masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, Camat Setiabudi, Iswahyudi, menjelaskan, ada 491 Ketua RT, 50 Ketua RW, dan 48 anggota LMK se-Kecamatan Setiabudi, yang mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan kemasyarakatan ini.
"Semoga setelah kegiatan ini, para pengurus lingkungan dapat melaksanakan tugas di wilayahnya dengan baik, dan menjaga kenyamanan, keharmonisan, serta memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat," katanya.