Jakarta Selatan – Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, menghadiri Festival Kampung Budaya Petukangan Ke-5 dan Kampung Silat Beksi yang diselenggarakan di Lapangan Parkir Paragon, Jalan Swadarma Raya, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Sabtu (20/6). Kegiatan tahunan tersebut menjadi wadah pelestarian budaya Betawi sekaligus penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
"Kami mengapresiasi panitia pelaksana yang telah mengkreasikan seluruh potensi budaya Betawi yang ada dalam satu festival yang dirangkai sehari penuh. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang sosialisasi dan pendidikan bagi generasi muda bahwa Budaya Betawi merupakan budaya asli Jakarta yang harus dipelihara, dirawat dan dilestarikan bersama," ujarnya.
Selain menampilkan berbagai pertunjukan seni dan tradisi Betawi, festival ini juga menghadirkan bazar UMKM yang melibatkan warga setempat. "Festival ini juga memberikan ruang bagi warga untuk mengembangkan potensi usahanya. Kami berharap ekosistem ekonomi di kawasan ini dapat tumbuh dan berkembang dengan baik," katanya.
Melalui kegiatan tersebut, lanjutnya, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan berharap semangat pelestarian budaya lokal dapat terus diwariskan kepada generasi muda sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menjaga identitas budaya Betawi sebagai warisan budaya asli Jakarta.
"Seluruh rangkaian acara telah mengakomodasi budaya Betawi, tidak hanya dari sisi seni dan tradisi, tetapi juga dari aspek kulinernya. Semua menampilkan ciri khas Betawi yang menjadi identitas masyarakat Jakarta. Dengan demikian, nilai-nilai dan tradisi yang ada di masyarakat diharapkan dapat terus tumbuh dan berkembang," tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Dadiono, Dewan Kota Kecamatan Pesanggrahan, H Komarudin, Ketua Panitia Festival Kampung Budaya Petukangan ke-5, H Noval Hari Awan, para Ketua RT dan RW, LMK, FKDM, Karang Taruna, tokoh masyarakat Kelurahan Petukangan Utara, para Dewan Guru Beksi.