Jakarta Selatan - Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar meminta agar penginputan usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dilakukan secara teliti, agar tidak salah tujuan dan tumpang tindih tugas antara instansi terkait. Hal tersebut disampaikan Walikota M Anwar saat membuka Sidang Pleno Rangkaian Musrenbang Tingkat Kecamatan, di Ruang Antasari, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (21/1).
"Salah satu perhatian utama saya adalah ketelitian dalam penginputan data. Jangan sampai terjadi kesalahan teknis, misalnya tumpang tindih antara tugas Bina Marga dan SDA. Ketidaktepatan penginputan sering kali membuat UKPD ragu untuk bertindak karena dasar hukum yang berbeda, sementara warga terus menuntut realisasi," tutur Anwar.
Ia pun menginstruksikan kepada para pejabat teknis untuk hadir langsung saat survei lapangan. Sehingga, tidak ada kesalahan dalam penentuan volume maupun lokasi kegiatan hanya karena pejabat terkait tidak mendampingi proses verifikasi.
"Pastikan satuan, lokasi dan urgensi kegiatan sesuai dengan perencanaan awal. Karena, Musrenbang ini harus sejalan dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah menetapkan delapan isu strategis pembangunan daerah," ucapnya.
Sementara itu, Plt Kasubanppeda Jakarta Selatan, Hera Lidiawati, menjelaskan, berdasarkan data hingga per 17 Januari 2026, sebanyak 571 RW dari 575 RW telah melakukan input aspirasi warga. Terdapat 2.535 usulan yang terdiri dari 2.137 usulan fisik dan 398 usulan barang yang telah diajukan oleh masing-masing RW kepada UKPD terkait.
"Kalau melihat usulannya, Bina Marga dan SDA tetap menjadi yang terbanyak dalam pelaksanaan Musrenbang. Di Jakarta Selatan sendiri untuk Bina Marga 860 usulan, sementara SDA ada 680 usulan," katanya.
Hera meminta, para Camat dan Lurah untuk memaksimalkan pelaksanaan Musrenbang ditingkatnya masing-masing. Terutama, dalam pemilihan usulan prioritas yang harus ditangani dengan segera. "Saya harap semua ikut bersama-sama mensukseskan Musrenbang tahun ini, terlebih Jakarta menuju kota global yang syarat akan pembangunan kotanya," tandasnya.