Wagub-Rano-Dorong-PKK-Jadi-Ujung-Tombak-Pemberdayaan-Keluarga-Sejahtera

Jakarta Selatan - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Hotel GranDhika Iskandarsyah, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (8/6). Rakerda kali ini mengusung tema “Melalui Gerakan Ibu Bisa, PKK Bergerak Mewujudkan Keluarga Jakarta yang Sehat, Mandiri, Berdaya Saing, Berdikari, dan Berbudaya”.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Tri Tito Karnavian, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Hani Pramono, Wakil Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho dan Ketua TP PKK Jaksel, Azizah Syafrin.

Dalam sambutannya, Wagub Rano mengatakan, hasil Rakerda akan menjadi landasan penting dalam penyusunan program dan penganggaran tahun 2027. Ia berharap PKK semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan PKK hadir untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jakarta yang sehat, bahagia, berdaya saing, berdikari dan berbudaya. Karena itu, kami sangat menantikan hasil Rakerda ini sebagai masukan dalam menyusun berbagai program pembangunan ke depan,” ujarnya.

Menurut Wagub Rano, berbagai persoalan sosial di Jakarta memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk kader PKK yang tersebar hingga tingkat dasawisma. Ia mencontohkan keberhasilan penurunan jumlah Rukun Warga (RW) kumuh di Jakarta yang dalam satu tahun turun hampir 50 persen, dari 418 RW menjadi 210 RW.

“Data ini harus dimiliki PKK untuk membantu kami bekerja. Dengan jaringan kader hingga tingkat dasawisma, saya berharap tahun depan jumlah RW kumuh di Jakarta dapat kembali berkurang,” katanya.

Wagub Rano menilai peran kader PKK sangat penting sebagai ujung tombak penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat keluarga. Kader PKK juga diharapkan dapat membantu pemerintah mengatasi berbagai persoalan perkotaan.

“Kami memerlukan PKK sebagai ujung tombak. Kader-kader PKK berada paling dekat dengan masyarakat sehingga dapat membantu pemerintah menyampaikan edukasi dan mendorong perubahan perilaku yang lebih baik,” terangnya.

Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Tri Tito Karnavian, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Tim Penggerak PKK DKI Jakarta yang dinilai berhasil menghadirkan berbagai program inovatif bagi masyarakat.

“PKK Provinsi DKI Jakarta sudah melaksanakan banyak kegiatan dengan penuh inovasi dan kreasi yang luar biasa. Namun demikian, kita tetap harus melakukan evaluasi dan merencanakan program-program yang akan dilaksanakan pada masa mendatang,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Hani Pramono, Rakerda PKK Tahun 2026 diselenggarakan sebagai forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan, menyusun langkah percepatan pencapaian program prioritas, serta memperkuat sinergi seluruh jajaran Tim Penggerak PKK dalam mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Juni 2026 itu diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri atas unsur pembina, Tim Penggerak PKK Provinsi dan Kota Administrasi, mitra PKK, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Kami berharap Rakerda ini menjadi ruang untuk bertukar gagasan, memperkuat kolaborasi, serta menghasilkan program kerja yang lebih berdampak dan berkelanjutan bagi keluarga Jakarta pada masa depan,” urai Hani.