Jakarta Selatan - Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan (Jaksel) mendistribusikan 20 kaki palsu kepada warga yang membutuhkan, di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (13/4). Warga yang menerima bantuan tersebut sebelumnya telah diverifikasi oleh Sudinsos Jaksel.
Kasudin Sosial Jakarta Selatan, Bernard Tambunan, mengatakan, penerima kaki palsu ini telah melalui beberapa tahapan, diantaranya melalui pengusulan terlebih dahulu dan verifikasi atau visit ke lokasi untuk mengecek kondisi yang bersangkutan, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu.
"Setelah pengecekan dilakukan dan dinyatakan layak sesuai persyaratan, langkah selanjutnya adalah pengukuran untuk memastikan kecocokan ukuran kaki palsu tersebut," ujarnya.
Ia menuturkan, setelah proses pengukuran, dibutuhkan waktu sekitar dua minggu hingga satu bulan untuk proses pencetakan dan untuk hari ini seluruhnya sudah dilakukan pemasangan. "Hari ini adalah jadwal pemasangan bagi warga yang sudah melewati semua proses sejak Maret (2026) kemarin," katanya.
Untuk tahun ini, lanjut Bernard, terkait kaki palsu, Sudinsos Jaksel mengalokasikan untuk 20 orang. Namun, tidak dipungkiri apabila ada warga yang masih membutuhkan, maka akan diupayakan pengadaan untuk periode berikutnya.
"Besar harapan kami, dengan pemberian bantuan ini, warga disabilitas dapat beraktivitas dan menjalankan kegiatannya dengan lebih baik lagi," bebernya.
Sementara itu, warga penerima manfaat asal Kecamatan Setiabudi, Sadian (63) mengucapkan terima kasih kepada Sudinsos Jaksel yang telah mewujudkan keinginannya mempunya kaki palsu untuk menopang hidup ke depannya.
"Kaki ini diamputasi karena saya menderita penyakit diabetes. Namun, itu tidak menyurutkan saya untuk bekerja hingga saat ini, saya masih tetap berusaha menarik ojek untuk kebutuhan sehari-hari. Saya sangat bersyukur akhirnya mendapatkan bantuan ini karena ini sangat membantu," tuturnya.