Jakarta Selatan - Suku Dinas (Sudin) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan dan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan (Jaksel) berkolaborasi memberikan layanan di SMKN 15 Jakarta, Kebayoran Baru. Sudin Dukcapil Jaksel memberikan “Layanan Anak Sekolahnya Sudin Dukcapil Jakarta Selatan” atau Laksana Sultan dan PMI Jaksel lakukan pengecekan golongan darah.
Kepala Sektor Dukcapil Kecamatan Kebayoran Baru, Dwi Basuki, mengatakan, Program Laksana Sultan merupakan wujud nyata pelayanan proaktif untuk mempermudah administrasi kependudukan di lingkungan pendidikan. Layanan ini difokuskan pada perekaman KTP elektronik bagi pelajar berusia 16 tahun dan pencetakan fisik KTP bagi yang telah genap berusia 17 tahun.
"Selain perekaman bagi siswa, terdapat juga kegiatan lain seperti aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi guru, maupun konsultasi terkait administrasi kependudukan lainnya," ujar Dwi.
Ia berharap setiap sekolah dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik. “Tujuannya agar saat pelajar tersebut genap berusia 17 tahun, mereka tidak perlu lagi melakukan perekaman di kantor kelurahan, melainkan tinggal mengambil KTP-nya saja di sekolah," ucapnya.
Ketua PMI Jakarta Selatan, Mundari, menambahkan, dalam kolaborasi ini, PMI memberikan pelayanan pengecekan golongan darah bagi para siswa dan datanya akan langsung diintegrasikan ke sistem Dukcapil.
"Kita juga lakukan cek kesehatan berupa tensi dan penyakit tidak menular bagi pelajar dan guru," ungkapnya.
Sementara itu, Staf Tata Usaha (TU) SMKN 15 Jakarta, Ahmad Mustopa, mengapresiasi dan mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan jemput bola dari Dukcapil dan PMI Jaksel.
"Para siswa tidak perlu lagi mencari waktu libur untuk pergi ke kantor kelurahan. Selain itu, KTP mereka juga akan diantarkan langsung ke sekolah, sehingga tidak repot mengambilnya ke kelurahan," ucap Ahmad.
Untuk diketahui, pelayanan jemput bola diikuti 116 orang yang terdiri dari 57 pelajar melakukan rekam KTP elekronik, 30 orang akvitasi IKD, empat pelajar cetak KTP dan 25 orang input golongan darah.