Jakarta Selatan – Suku Badan (Suban) Pengelolaan Keuangan Daerah menggelar Sosialisasi Penerimaan dan Pengeluaran Daerah serta Penyelesaian Pekerjaan Yang Tidak Terselesaikan Pada Akhir Tahun Anggaran 2025, di Ruang Antasari Kantor Walikota Jakarta Selatan, Selasa (9/12). Kegiatan tersebut dibuka Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho.
Ali Murthadho, mengatakan, dalam rangka mendukung terwujudnya good governance dan untuk mengoptimalkan pengelolaan keuangan, dibutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten di bidang pengelolaan keuangan.
“Saya mengimbau untuk para peserta dapat mencermati dan memahami yang disampaikan oleh para narasumber yang nanti menerangkan tentang pedoman penerimaan dan pengeluaran daerah serta penyelesaian pekerjaan yang tidak terselesaikan pada akhir Tahun anggaran 2025 ini," katanya.
Sementara, Kepala Suku Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrani Aulia, menambahkan, kegiatan sosialisasi ini untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tentang tata kelola keuangan daerah, meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah pada akhir Tahun 2025.
Serta memberikan pemahaman kepada Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) dan bendahara pembantu terkait proses penerimaan dan pengeluaran daerah serta penyelesaian pekerjaan yang tidak terselesaikan pada akhir Tahun anggaran 2025.
“Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan ini, 151 PPK di lingkungan Kota Administrasi Jakarta Selatan. Mudah-mudahan setelah adanya kegiatan ini para peserta punya pembekalan untuk di bawa pulang dan diterapkan di wilayah atau unitnya masing-masing," terangnya.