Ratusan-Pengurus-RW-di-Jaksel-Ikut-Penerangan-Hukum-Terkait-Bidang-Pertanahan

Jakarta Selatan – Ratusan pengurus RW dari 65 kelurahan di Jakarta Selatan (Jaksel) mengikuti kegiatan Penerangan Hukum dan Pelayanan Hukum yang diselenggarakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, di Ruang Antasari Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (19/11). Kegiatan itu mengangkat tema "Tindak Pidana Kejahatan di Bidang Pertanahan".

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin, mengatakan, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman hukum kepada masyarakat, terutama terkait persoalan pertanahan yang kompleks di wilayah perkotaan.

"Kami apresiasi sekali kegiatan ini, karena perlu diketahui Jakarta Selatan adalah wilayah dengan dinamika pembangunan yang sangat cepat, sehingga rawan sengketa dan kejahatan pertanahan," ujarnya. 

Mukhlisin, menuturkan, Pemkot Jakarta Selatan telah berkomitmen melakukan penataan Administrasi pertanahan secara tertib dan transparan. Dengan menguatkan koordinasi dengan BPN, Kejaksaan, Kepolisian, dan instansi terkait dalam pencegahan tindak pidana pertanahan.

“Kemudian Pemkot Jakarta Selatan juga mendorong Lurah dan Camat hingga tingkat RT dan RW untuk aktif dalam sosialisasi dan deteksi dini konflik pertanahan di wilayah masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Asisten Intelijen (Asintel) Kejati DKI Jakarta, Hutamrin, menjelaskan, bahwa kegiatan penerangan hukum ini adalah suatu program dari intelijen yang bertujuan untuk memberikan pengertian bagaimana hukum itu berlaku, sehingga harapannya dengan mempelajari hukum, semua dapat terhindar dari persoalam hukum. 

Terkait tema pertanahan, lanjut Hutamrin, pertanahan adalah hal yang fundamental, yang tidak bisa direkayasa. Karena apabila permasalahannya tidak ketahuan hari ini, pastinya akan ketahuan di lain hari, sehingga permasalahan tanah tidak bisa ditutupi sampai kapanpun. 

"Jadi kami minta kepada para pengurus lingkungan, mohon untuk dapat memberikan informasi berkaitan permasalahan tanah yang disampaikan oleh narasumber hari ini kepada warga lainnya. Karena sejatinya kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan warga," tuturnya.