Jakarta Selatan - Kelurahan Cipete Selatan bergerak cepat membersihkan material puing turap longsor yang menutup sebagian aliran air di saluran Penghubung (Phb) Asem II, di Jalan Teratai, RT 04 Rw 03, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (19/1). Kini aliran air di saluran Phb tersebut telah kembali normal.
Lurah Cipete Selatan, Supriono, menyampaikan, turap ambrol terjadi pada malam Sabtu (17/1), akibat hujan dengan intensitas tinggi dan menyebabkan debit air di Phb Asem II meningkat.
"Itu longsoran pertama malam di hari Sabtu, kemudian pada Minggu (18/1), terjadi longsoran kedua yang membuat sebagian aliran air di Phb Asem II tertutup," ujarnya.
Selanjutnya, Kelurahan Cipete Selatan mengerahkan 20 personel PPSU dibantu Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cilandak dan unsur lainnya untuk membersihkan material puing longsor tersebut.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor turap sepanjang 30 meter ini, karena memang itu lahan parkir, lokasi kosong kalau malam. Sementara untuk penanganan lanjutan, kita sudah berkoordinasi ke Satpel SDA setempat," tuturnya.
Sementara, Kasatpel SDA Kecamatan Cilandak, Yansori menambahkan, untuk material puing seluruhnya sudah diangkat oleh petugas. Namun, untuk perbaikan, masih menunggu penganggaran tahun ini.
"Sudah kita bicarakan, mudah-mudahan secepatnya bisa kita benahi ini," ucapnya.
Yansori menyebut, untuk penanganan sementara, pihaknya melakukan penyanggaan longsoran menggunakan material kayu dolken, agar longsoran tidak meluas ke posisi lainnya. "Kami juga imbau, agar kendaraan tidak parkir pada bagian atas yang mendekati longsoran tersebut," tandasnya.