Perkuat-Nilai-Tanggung-Jawab-Irbanko-Jaksel-Gelar-Bimtek-Keluarga-Berintegritas

Jakarta – Inspektorat Pembantu Kota (Irbanko) Jakarta Selatan (Jaksel) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (14/10).

Kegiatan yang mengangkat tema “Mewujudkan Keluarga Berintegritas Melalui Penanaman Nilai-Nilai Antikorupsi” tersebut dibuka oleh Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin. Bimtek diikuti para kepala sekolah SD, SMP, SMA dan SMK beserta pasangannya di lingkungan Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan, dengan total peserta 100 orang dan kegiatan akan berlangsung selama dua hari.

Mukhlisin, mengatakan, Bimtek Keluarga Berintegritas ini diselenggarakan untuk memperkuat nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab, tidak hanya di lingkungan kerja, tetapi juga di dalam keluarga.

"Karena dari keluarga yang berintegritaslah akan lahir pribadi yang berkarakter dan beretika, termasuk para pemimpin sekolah yang menjadi teladan bagi guru dan peserta didik" ucapnya.

Ia pun berharap para kepala sekolah yang mengikuti bimtek ini dapat membawa semangat integritas ini ke lingkungan Pendidikan. Sehingga budaya jujur, disiplin dan saling menghargai dapat tumbuh kuat di lingkungan sekolah maupun di rumah.

"Kedepannya agar kepala sekolah dapat saling mengingatkan kepada yang lainnya, untuk menjaga integritas dari keluarganya, dan juga dapat memajukan anak didiknya," tandasnya.

Kepala Inspektur Pembantu Kota Administrasi Jakarta Selatan, Nirwan Nawawi mengatakan, kegiatan Bimtek Keluarga Berintegritas diinisiasi Irbanko Jaksel dan KPK.

“Kenapa kepala sekolah, karena kepala sekolah merupakan pimpinan tertinggi di suatu sekolah, jadi kepala sekolah bisa menjadi contoh untuk yang dibawahnya,” tambahnya.

Sementara, Kepala Sekolah SMKN 28 Jakarta Selatan, Sri Herawati, menilai bahwa kegiatan bimtek tersebut sangat baik, karena mengingatkan para ASN dan pemimpin di satuan pendidikan untuk lebih berhati-hati dalam menjaga integritas diri dan menjadikan keluarga sebagai modal utama dalam membangun integritas.

“Saya sebagai kepala sekolah itu harus memberikan contoh dan juga suri tauladan bagi keluarga besar sekolah yang saya pimpin,” ucapnya.