Penanganan-Banjir-Jadi-Prioritas-di-Forum-Kelurahan-Jati-Padang

Jakarta Selatan - Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar, menghadiri Forum Kelurahan Jati Padang, di SMKN 57 Jakarta, Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (5/2). Dalam forum tersebut penanganan banjir dan genangan jadi prioritas.

M Anwar, berharap adanya pembangunan yang berkualitas, efektif dan efisien. Karena yang diusulkan oleh warga melalui RW nantinya harus memberikan manfaat bagi warganya.

“Intinya, saya tekankan jangan sampai terjadi kesalahan dalam penginputan, nomenklatur, maupun harga satuan, yang mengakibatkan usulan tersebut tidak dapat dieksekusi, termasuk ketepatan alamatnya," ujar M Anwar.

Legislator Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yusuf, menuturkan, hal yang paling krusial adalah Jati Padang merupakan wilayah rawan banjir dan usulan-usulan penanganan banjir yang disampaikan sudah bagus, sehingga bisa dipastikan akan masuk untuk tahun anggaran 2027 nanti.

"Selain itu, hal yang terpenting lainnya adalah usulan sebelumnya yakni pembangunan Puskesmas Kelurahan Jati Padang. Insya Allah, perencanaannya sudah disiapkan untuk tahun 2027. Mudah-mudahan pada tahun 2028, Puskesmas Kelurahan Jati Padang sudah dapat dibangun," ucapnya.

Sementara itu, Lurah Jati Padang, Admiral, menjelaskan, total usulan yang masuk ada 50 usulan. Sebanyak 22 usulan akan direalisasikan pada tahun ini, sedangkan 28 usulan lainnya akan direalisasikan pada tahun 2027. "Seluruh usulan dari masyarakat telah terakomodasi, termasuk beberapa pekerjaan yang sempat tertunda pada 2025 akan kembali dikerjakan pada 2026 ini," katanya.

Admiral, menambahkan, dari semua usulan, penanganan banjir dan genangan menjadi prioritas. Adapun, lokasi yang menjadi prioritas penangan banjir dan genangan yakni di Jalan Salihara, RW 01, Jalan Jati Padang, RW 04 dan Gang Jati, RW 06. "Kelurahan Jati Padang memang menjadi salah satu wilayah yang sering tergenang air karena letak geografisnya yang berbentuk cekungan serta menerima imbasan air dari wilayah hulu. Oleh karena itu, sebagian besar usulan warga berkaitan dengan sumber daya air, khususnya penurapan dan normalisasi saluran atau kali," tambahnya.

Untuk diketahui, Walikota M Anwar juga menghadiri Forum Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa. Pada Forum Kelurahan Lenteng Agung ada 50 usulan, 10 usulan diantaranya tidak direkomendasikan, sedangkan 40 sisanya direkomendasikan. Kemudian 32 usulan untuk tahun 2026 dan sisanya delapan usulan untuk 2027. Persoalan yang paling menjadi perhatian di Forum Kelurahan Lenteng Agung yaitu mengenai pembangunan saluran air di RW 08, untuk mengatasi genangan. 

Kemudian Wakil Walikota Jakarta Selatan, Ali Murthadho menghadiri Forum Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran. Ada 22 usulan yang dibahas pada Forum Kelurahan Cikoko dan lima usulan diantaranya merupakan usulan prioritas seperti pembangunan, pemeliharaan dan pencahayaan jalan ataupun terkait saluran air.

Selanjutnya, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin menghadiri Forum Kelurahan Petukangan Utara. Pada forum tersebut ada 55 usulan dan 12 usulan diantaranya belum dapat diakomodir. Usulan prioritas dari Kelurahan Petukangan Utara yakni Saluran Air dan Pengaspalan di Jalan H Muchtar Raya RT 11/11, lalu juga di jalan Kavling Ceremei RT 04/03.