Kurangi-Sampah-Organik-Kelurahan-Gunung-Buat-Lubang-Biopori-Jumbo

Jakarta Selatan - Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru membuat lubang biopori jumbo. Lubang biopori dibuat sebagai salah satu upaya untuk mengurangi volume sampah terutama sampah organik.

"Perlu kita ketahui bersama bahwa jika kita tidak melakukan pemilahan sampah mulai sekarang, maka nantinya Bantar Gebang akan penuh, dan berdampak negatif bagi sekelilingnya," ujar Sekretaris Kelurahan Gunung, Fahrul Hertanto, Jumat (8/5).

Ia menjelaskan, saat ini di sini terdapat lima lubang Biopori Jumbo yang telah dibuat oleh warga dibantu PPSU. Adapun lima lubang itu ada dua masing-masing di RW 06 dan RW 08, serta satu di area Kantor Kelurahan Gunung.

Ia juga mengimbau, kepada warga untuk dapat mengubah gaya hidup dengan melakukan pemilahan sampah sisa makanan atau bahan organik mulai dari meja makan atau rumah masing-masing.

"Kalau kita lakukan ini secara masif, kira-kira kita dapat mengurangi pembuangan sampah sekitar 50 persen ke TPST Bantar Gebang nantinya," katanya.

Selain terkait sampah, lanjut Fahrul, di Kelurahan Gunung juga hari ini turut dilakukan penanaman 100 pohon produktif seperti, Pohon Pisang, Singkong dan Ubi Jalar guna menjaga ketahanan pangan lingkungan. "Diharapkan dalam waktu tiga bulan ke depan, tanaman tersebut sudah mulai tumbuh dan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pangan bagi warga," pungkasnya.