Kelurahan-Cikoko-Beri-Edukasi-Biofarm-Pada-Pengunjung-JID

Jakarta - Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, berpartisipasi dalam Jakarta Innovation Days (JID) 2025 dengan menampilkan stan Cikoko Biofarm Education di Mall Agora, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (24/10).

Lurah Cikoko, Fadhilah Nursehati, mengatakan, Kelurahan Cikoko menghadirkan stan Cikoko Biofarm Education, untuk mengedukasi warga mengenai peternakan perkotaan yang ramah lingkungan. Sehingga nantinya para peternak perkotaan bisa menjalankan usahanya tanpa mengganggu warga sekitar, karena keberadaan limbahnya yang bisa diolah dengan sistem yang baik.

“Pada JID 2025 ini, kami menghadirkan replika pemanfaatan instalasi biogas sebagai manajemen pengelolaan peternakan perkotaan yang ramah lingkungan,” kata Fadhilah.

Ia menuturkan, dalam kesempatan ini Kelurahan Cikoko juga memberikan gambaran bagaimana pemanfaatan biogas sebagai energi terbarukan pengganti gas LPG yang sudah mengaliri lebih dari 20 bangunan atau tungku masak warga sekitar peternakan.

"Kami di sini juga memperkenalkan berbagai olahan limbah menjadi beberapa jenis pupuk. Kemudian, adanya pengolahan susu sapi murni dengan berbagai varian rasa yang sudah kami pasarkan baik online ataupun offline," ujarnya.

Selain itu, imbuh Fadhilah, untuk menarik pera pengunjung, di both Cikoko Biofarm Education ini juga menghadirkan berbagai permainan berhadiah menarik yang dapat dinikmati pengunjung secara gratis. Fadhilah menambahkan, dalam waktu tiga hari, stan Cikoko ini setidaknya sudah dikunjungi lebih dari 350 orang dan harapannya nanti bisa tembus 500 orang hingga hari ini, yang merupakan hari terakhir.

"Semoga dalam event ini kami mendapatkan jejaring yang lebih luas lagi, sehingga pemanfaatannya juga bisa lebih luas dan khususnya bagi para peternak di wilayah perkotaan bisa menjadikan kami sebagai percontohan pengolahan limbah yang cukup efektif," ucapnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Windi, mengaku sangat antusias dengan stan Cikoko Biorfarm ini. Terlebih dirinya baru mengetahui bahwa limbah peternakan bisa sangat bermanfaat apabila diolah dengan baik dan benar.

"Harapan saya, ini terus dikembangkan, bahkan nantinya bukan hanya di Cikoko saja, wilayah lainnya juga ada seperti ini," tandasnya.