Jakarta Selatan - Kecamatan Kebayoran Baru berhasil mengumpulkan 50 liter minyak jelantah (Mijel) dari para pegawai di lingkungan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru. Pengumpulan mijel tersebut merupakan program untuk mengatasi permasalahan lingkungan terkait pencemaran air.
Camat Kebayoran Baru, Iwan K Santoso, mengatakan, program pengumpulan minyak jelantah ini merupakan program lanjutan dari camat sebelumnya bagi ASN, PJLP dan pegawai di lingkungan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru.
"Kami melanjutkan program baik yang telah dilaksanakan oleh bapak camat sebelumnya. Sesuai dengan arahan Bapak Walikota, kami melakukan pengumpulan minyak jelantah guna mengatasi permasalahan lingkungan," ujar Iwan, Senin (19/1).
Iwan menuturkan, program ini merupakan yang pertama pelaksanaannya, sehingga hari ini pengumpulannya belum maksimal. "Alhamdulillah, walaupun belum maksimal, hari ini telah terkumpul empat jeriken minyak jelantah atau sekitar 50 liter," ucapnya.
Ia menyebut, dalam menjalankan program ini, Kecamatan Kebayoran Baru bekerja sama dengan Rumah Sosial Kutub, sehingga hasil pengumpulannya dapat menjadi masukan atau dana kas yang dihimpun melalui TP PKK Kecamatan Kebayoran Baru.
"Nantinya dana itu untuk keperluan masyarakat, seperti untuk membantu pemenuhan gizi di Posyandu dan lain sebagainya," katanya.
Iwan menambahkan, nantinya program ini tidak hanya terbatas di pegawai se-Kecamatan Kebayoran Baru, tetapi juga dapat menjangkau lingkungan RT dan RW. "Semoga program ini bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat," tandasnya.