Jakarta Selatan - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung didampingi Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo dan Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Nixon L P Napitupulu meninjau Race Expo (Race Pack Collection & Expo) BTN Jakarta International Marathon 2026, di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (11/6). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan akhir penyelenggaraan lomba lari internasional yang akan berlangsung pada 13–14 Juni 2026.
BTN JAKIM 2026 menempuh rute dari Monumen Nasional (Monas) menuju Gelora Bung Karno (GBK) dengan garis finis di kawasan Ring Road GBK. Lomba ini mempertandingkan empat kategori, yakni 5K, 10K, Half Marathon dan Marathon.
"Total peserta tahun ini mencapai 45.500 pelari, terdiri atas 5.500 peserta BSN 5K, 15.000 peserta EJ Sport 10K, 16.400 peserta Le Minerale Half Marathon dan 8.600 peserta BTN Marathon. Ini menunjukkan antusias me masyarakat yang tinggi terhadap ajang lari berskala internasional di Jakarta," ujar Gubernur Pramono.
Sebanyak 1.012 pelari mancanegara ikut ambil bagian. Peserta asing terbanyak berasal dari Malaysia, Singapura dan Korea Selatan. Menurut Gubernur Pramono, tingginya partisipasi pelari asing menunjukkan semakin kuatnya daya tarik Jakarta sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional.
"Keikutsertaan pelari dari berbagai negara semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism dan kota global yang mampu menyelenggarakan ajang internasional dengan baik," ungkapnya.
Untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama panitia telah menyiapkan sejumlah langkah, antara lain sosialisasi penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas melalui berbagai kanal informasi di ruang publik. Race Expo juga digelar untuk memudahkan peserta mengambil race pack serta memperoleh informasi terkait pelaksanaan lomba.
Pada Minggu (14/6) Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) ditiadakan guna mendukung pengamanan lintasan, keselamatan peserta, dan kelancaran pengaturan lalu lintas selama lomba berlangsung. "Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat mencermati informasi pengalihan arus lalu lintas, memanfaatkan transportasi publik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama penyelenggaraan BTN JAKIM 2026," tutur Gubernur Pramono.
Sementara itu, Direktur Utama BTN, Nixon L P Napitupulu, mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta atas dukungannya terhadap penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungannya. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, respons masyarakat Indonesia maupun pelari mancanegara terhadap BTN Jakarta International Marathon terus menunjukkan tren yang positif," papar Nixon.