Jakarta Selatan - Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta meluncurkan Kurban Berkah Baznas 1447 Hijriah/2026 yang bertajuk “Kurban Jakarta Berkah untuk Semua”, di Cafe Difabis, Kantor Walikota Jakarta Selatan, Rabu (13/5). Kurban Berkah Baznas ini memfasilitasi ibadah kurban yang praktis, higienis dan tepat sasaran dengan mendistribusikan daging kurban ke daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) serta memberdayakan peternak mustahik.
Ketua Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H Abubakar, menyampaikan, program ini menyasar lebih dari 10.000 penerima manfaat dengan jumlah hewan kurban mencapai lebih dari 100 ekor sapi dan kambing.
"Kurban tahun ini memiliki jangkauan distribusi yang paling luas, mencakup tetangga sekitar, daerah pelosok di seluruh Indonesia, bahkan hingga ke Palestina," ujarnya.
Abubakar menjelaskan, pada Kurban Berkah Baznas ini juga terdapat tujuh program unggulan yang dicanangkan, yaitu Kurban Jakarta yang diperuntukkan bagi warga miskin dan yang membutuhkan di seluruh wilayah DKI Jakarta. Kemudian, Kurban Pelosok Negeri, distribusi difokuskan ke wilayah 3T serta desa-desa yang memiliki akses minimal terhadap hewan kurban di seluruh Indonesia.
Lalu, Kurban Tetangga Sendiri, memberikan kesempatan bagi warga untuk berkurban di masjid lingkungan sendiri melalui fasilitasi Baznas. Kurban Fest, festival kurban sosial yang diselenggarakan di kawasan rentan, seperti "Kampung Tanpa Matahari" dan beberapa pemukiman padat penduduk yang tergolong miskin.
"Kita juga menyediakan program Kurban ASN dan BUMD, Kurban untuk saudara di Palestina serta Sedekah Kurban yang melibatkan partisipasi warga dalam kurban melalui bentuk sedekah," ucapnya.
Abubakar menyebut, selain program unggulan, terdapat empat inovasi utama yang diperkenalkan, yaitu Dapur Kurban, hidangan kurban disiapkan oleh koki-koki terbaik Indonesia untuk kemudian disantap oleh keluarga di sekitar yang berada dalam kondisi prasejahtera. Kemudian, Rendang Kaleng Ketahanan Pangan, Kurban Digital dan inovasi ramah lingkungan (Green Kurban) dengan mengurangi penggunaan plastik dan beralih ke kemasan ramah lingkungan.
"Kami berkomitmen untuk memastikan daging kurban benar-benar sampai kepada warga miskin yang telah tervalidasi dan sangat membutuhkan. Kurban bukan sekadar seremoni ibadah personal, melainkan sebuah gerakan sosial besar untuk membantu sesama, mulai dari tetangga terdekat, masyarakat Indonesia, hingga skala global," tuturnya.