BPBD-Beri-Edukasi-Tanggap-Bencana-Pada-Murid-dan-Guru-SDN-Bangka-01

Jakarta Selatan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wilayah Jakarta Selatan memberikan edukasi dan melakukan Simulasi Tanggap Bencana di SDN Bangka 01, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Rabu (13/5).

Komandan Pleton BPBD Wilayah Jakarta Selatan, Muhammad Nur, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, membangun budaya aman dan mengurangi risiko bencana sejak dini, serta melatih murid dan guru agar mampu bertindak cepat, tenang dan selamat saat terjadi bencana.

Dalam kegiatan ini, Nur menuturkan, bagi para murid, lebih ditekankan pada teknik perlindungan diri saat terjadi gempa bumi. Sedangkan bagi para guru, penekanannya adalah pada pembuatan struktur tim tangguh bencana di sekolah.

"Tugas tenaga pendidik itu mencakup pembagian tugas mengenai apa yang harus dilakukan oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, maupun guru kelas. Fokus utamanya adalah pada pembagian peran tersebut," katanya.

Nur menjelaskan, pada simulasi bencana alam seperti gempa bumi yang biasanya terjadi berkisar antara 10 hingga 20 detik. Nantinya, guru harus segera menginstruksikan murid-murid untuk berlindung terlebih dahulu di bawah meja atau bangku dan menghindari area di sekitar kaca.

Setelah ada peringatan atau tanda bahwa gempa telah selesai, barulah dilakukan evakuasi ke tempat kumpul yang lebih aman, seperti lapangan terbuka, sekaligus memantau apakah ada gempa susulan atau tidak. "Harapan kami setelah pelatihan ini adalah agar peserta didik dan para guru dapat memahami prosedur yang harus dilakukan saat terjadi bencana," katanya.

Sementara itu, salah satu guru SDN Bangka 01, Tri Astuty Ningsih, menyampaikan, dengan adanya latihan ini, sangat membantu anak-anak dalam mengembangkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan.

"Alhamdulillah, 261 siswa mengikuti kegiatan dengan baik, mereka mengerti hal pertama yang harus dilakukan ketika bencana terjadi," tambahnya.