Sebanyak 800 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel), mengikuti tes kebugaran jasmani yang digelar oleh Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Administrasi Jakarta Selatan, di GOR Soemantri Brodjonegoro, Rabu (2/10). Tujuan kegiatan ini adalah, untuk melihat tingkat kebugaran ASN di Jakarta Selatan.
Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali turut ambil bagian dalam tes kebugaran jasmani ini. Dalam sambutannya, Marullah mengimbau kepada seluruh ASN agar selalu menjaga dan mengelola hati serta pikiran. “Karena dengan mengelola hati agar tetap bersih dan mempunyai pola positif thinking itu dapat menjaga kebugaran kita semua. Sehingga kesehatan kita juga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Administrasi Jakarta Selatan Eko Pudjiharyanto menuturkan, tes kebugaran jasmani akan dilakukan selama dua hari, yakni hari ini hingga esok, Kamis (3/10). “Kegiatan test kebugaran memang rutin kita laksanakan. Tujuan dan targetnya adalah pertama agar kita mengetahui semua tingkat kebugaran ASN di Jakarta mulai dari rendah sedang hingga tinggi,” terangnya.
Eko menambahkan, target peserta yang mengikuti test kesehatan ini adalah 1.200 ASN baik dari tingkat kelurahan hingga kota, “Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan membantu dalam penyelenggaraannya. Melalui kegiatan ini yang terpenting adalah agar para ASN juga dapat sadar dan lebih giat lagi untuk menjaga kebugarannya,” ucapnya. Salah satu ASN di Kelurahan Pejaten Barat, Siwi mengatakan, acara ini membuat dirinya sadar akan pentingnya menjaga tubuh. “Bagus ya, jadi kita bisa tahu keadaan tubuh kita mulai dari tensi darah, gula darah. kalau perlu ditambah lagi untuk pengecekan asam urat juga kolesterol,"
Diketahui, peserta yang mengikuti test digolongkan menjadi empat kelompok, yaitu umur 20-29 tahun, 30-39 tahun, 40-49 tahun dan 50-59 tahun. Tes yang dilakukan antara lain adalah pemeriksaan darah terlebih dahulu. Apabila tes darah menyatakan terbebas gangguan penyakit maka tes selanjutnya adalah lari sepanjang 1,6 KM atau empat kali mengelilingi lapangan sepak bola.
Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali turut ambil bagian dalam tes kebugaran jasmani ini. Dalam sambutannya, Marullah mengimbau kepada seluruh ASN agar selalu menjaga dan mengelola hati serta pikiran. “Karena dengan mengelola hati agar tetap bersih dan mempunyai pola positif thinking itu dapat menjaga kebugaran kita semua. Sehingga kesehatan kita juga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Administrasi Jakarta Selatan Eko Pudjiharyanto menuturkan, tes kebugaran jasmani akan dilakukan selama dua hari, yakni hari ini hingga esok, Kamis (3/10). “Kegiatan test kebugaran memang rutin kita laksanakan. Tujuan dan targetnya adalah pertama agar kita mengetahui semua tingkat kebugaran ASN di Jakarta mulai dari rendah sedang hingga tinggi,” terangnya.
Eko menambahkan, target peserta yang mengikuti test kesehatan ini adalah 1.200 ASN baik dari tingkat kelurahan hingga kota, “Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan membantu dalam penyelenggaraannya. Melalui kegiatan ini yang terpenting adalah agar para ASN juga dapat sadar dan lebih giat lagi untuk menjaga kebugarannya,” ucapnya. Salah satu ASN di Kelurahan Pejaten Barat, Siwi mengatakan, acara ini membuat dirinya sadar akan pentingnya menjaga tubuh. “Bagus ya, jadi kita bisa tahu keadaan tubuh kita mulai dari tensi darah, gula darah. kalau perlu ditambah lagi untuk pengecekan asam urat juga kolesterol,"
Diketahui, peserta yang mengikuti test digolongkan menjadi empat kelompok, yaitu umur 20-29 tahun, 30-39 tahun, 40-49 tahun dan 50-59 tahun. Tes yang dilakukan antara lain adalah pemeriksaan darah terlebih dahulu. Apabila tes darah menyatakan terbebas gangguan penyakit maka tes selanjutnya adalah lari sepanjang 1,6 KM atau empat kali mengelilingi lapangan sepak bola.