579-rw-di-jaksel-ikuti-sosialisasi-rembuk-rw

Sebanyak 579 Ketua RW di Kota Administrasi Jakarta Selatan, mengikuti kegiatan Sosialisasi Rembuk RW, yang diadakan di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (27/12). Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, membuka kegiatan sosialisasi tersebut, didampingi oleh Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Selatan Herwansyah.

Ditemui usai membuka kegiatan, Wali Kota Marullah mengatakan, sosialisasi ini dibagi menjadi dua gelombang yakni gelombang pertama di pagi hari dan gelombang kedua di siang hari. "Rembuk RW pada tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Karena pada tahun ini pemerintah memakai sistem Pendamping Rembuk RW," ujarnya.

Marullah menjelaskan, Pendamping Rembuk RW diperlukan untuk dapat membantu para RW dalam mengisi template yang diberikan kepada RW. "Karena ada beberapa RW yang kurang bisa menterjemahkan isi template tersebut," tuturnya. Marullah menerangkan, para Pendamping Rembuk RW tersebut telah mendapatkan pelatihan dari Pemkot Jakarta Selatan untuk dapat memberikan bantuan bagi para RW, agar dapat memfokuskan apa yang benar-benar dibutuhkan oleh mereka.

"Para pendamping ini merupakan usulan dari para RW tersebut. Pemerintah kota juga melihat bahwa tim Pendamping Rembuk RW ini sudah sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Pendamping ini berguna untuk memediasi antara pemerintah dengan RW yang akan melakukan Rembuk RW selama empat minggu," ucapnya. Sementara Herwansyah mengatakan, kegiatan ini adalah kegiatan Sosialisasi Rembuk RW dalam merancang RKPD 2020 Tingkat Kota Jakarta Selatan.

"Sosialisasi ini sedikit berbeda karena adanya pendamping yang diutus oleh ketua RW kemudian disampaikan ke lurah, kemudian dilatih di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan selama dua hari. Pendamping yang dilatih ini sudah sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan pemerintah dalam rangka Rembuk RW 2019," pungkasnya.