Sebanyak 20.763 pohon telah ditoping oleh Suku Dinas Kehutanan Kota Administrasi Jakarta Selatan selama periode Januari hingga September tahun 2019. Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Pemakaman dan Jalur Hijau Sudin Kehutanan Jakarta Selatan Bambang Muhirdan saat dikonfirmasi, Selasa (29/10).
Bambang merinci, jumlah penopingan tersebut di antaranya yakni 1.508 pohon di Kecamatan Cilandak, 1.767 pohon di Kecamatan Jagakarsa, 1.426 Kecamatan Kebayoran Baru, 1.710 pohon di Kebayoran Lama, 1.027 di Mampang Prapatan, 1.750 di Pancoran, 1.253 di Pasar Minggu, 1.210 pohon di Pesanggrahan, 2.478 pohon di Kecamatan Setiabudi, 1.831 di Tebet, 3.614 pohon dikerjakan team buser, dan 1.189 pohon oleh team taman.
"Penopingan tersebut dilakukan untuk mengurangi resiko pohon tumbang baik di jalan raya, taman, mapun rumah warga. Selain itu, penopingan juga dilakukan agar warga merasa nyaman dan aman saat beraktivitas," ujarnya.
Bambang menambahkan, peralatan yang digunakan saat penopingan yakni gergaji mesin, golok, tambang, serta pengaman. Sementara, jenis pohon yang sudah dipangkas antara lain Mahoni, Trembesi, Angsana, Glodokan, Tabebuya dan Tanjung. "Kegiatan penopingan merupakan giat rutin Sudin Kehutanan baik dalam menindaklanjuti pengaduan warga, maupun pengecekan rutin terhadap pohon yang telah rindang dan beresiko tumbang," tandasnya.
Bambang merinci, jumlah penopingan tersebut di antaranya yakni 1.508 pohon di Kecamatan Cilandak, 1.767 pohon di Kecamatan Jagakarsa, 1.426 Kecamatan Kebayoran Baru, 1.710 pohon di Kebayoran Lama, 1.027 di Mampang Prapatan, 1.750 di Pancoran, 1.253 di Pasar Minggu, 1.210 pohon di Pesanggrahan, 2.478 pohon di Kecamatan Setiabudi, 1.831 di Tebet, 3.614 pohon dikerjakan team buser, dan 1.189 pohon oleh team taman.
"Penopingan tersebut dilakukan untuk mengurangi resiko pohon tumbang baik di jalan raya, taman, mapun rumah warga. Selain itu, penopingan juga dilakukan agar warga merasa nyaman dan aman saat beraktivitas," ujarnya.
Bambang menambahkan, peralatan yang digunakan saat penopingan yakni gergaji mesin, golok, tambang, serta pengaman. Sementara, jenis pohon yang sudah dipangkas antara lain Mahoni, Trembesi, Angsana, Glodokan, Tabebuya dan Tanjung. "Kegiatan penopingan merupakan giat rutin Sudin Kehutanan baik dalam menindaklanjuti pengaduan warga, maupun pengecekan rutin terhadap pohon yang telah rindang dan beresiko tumbang," tandasnya.