Sebanyak 15.132 siswa tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baik berstatus negeri dan swasta di Kota Adm. Jakarta Selatan, kini tengah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2016/2017, yang berlangsung secara serentak pada 3-6 April 2017. Di hari pertama UNBK, para siswa akan menghadapi ujian dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi yang mengunjungi SMKN 29 Jakarta Selatan mengatakan, ujian nasional kali ini harus dimaknai sebagai proses latihan dan ujian integritas. Dirinya ingin agar UN dapat menjadi proses pembelajaran bagi para siswa.
"Sehingga bukan hanya sekedar penilaian terhadap kompetensi pada mata pelajaran tertentu," ujarnya, Senin (3/4).
Selain itu, Tri Kurniadi pun berpesan kepada para guru agar tak kenal lelah dalam mewujudkan murid-murid berkualitas. Hal tersebut dilakukan, lantaran para siswa lah yang akan menjadi harapan bangsa di masa depan.
“Dan saya mengajak semua pihak yang terlibat dalam UN untuk jujur. Saya berpesan agar para guru dapat mewujudkan anak didik yang cerdas, tangguh, berkarakter, berdaya saing, berakhlak mulia sehingga dapat bermanfaat dan berguna bangsa dan negara,” tandasnya. (KIP JS)