Pembentukan-Posyandu-Remaja-bersama-Yayasan-Dhyaul-Iman

Dalam rangka pembentukan Posyandu Remaja di lingkungan RW 01, Yayasan Dhyaul Iman bersinergi dengan Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu, Pustu Cilandak Timur, dan Kelurahan Cilandak Timur, Selasa (05/08/2025). Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu diwakili oleh Mia A Prasetya yang merupakan Tenaga Kesehatan Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu yang membidangi kesehatan remaja. Kehadiran Posyandu Remaja sangat penting di lingkungan masyarakat mengingat usia remaja sangat rentan sekali untuk dipengaruhi. Mia menyampaikan masa remaja dimana otak tengah berkembang secara siginifikan, ketika remaja membuat keputusan maka akan sangat dipengaruhi oleh emosi maupun perasaannya, sehingga jika berkomunikasi hendaknya menggunakan dengan hati dan teknik khusus sehingga dapat mudah diterima oleh remaja. Saat remaja, teman merupakan pihak yang paling didengar dibanding keluarga sehingga keberadaan Posyandu Remaja bisa dijadikan wadah komunikasi antar remaja bertukar pikiran dan memberikan masukan penyelesaian masalah yang dirasakan. Isu mental health juga menjadi perhatian khusus Pemerintah, saat ini remaja banyak menghabiskan waktu bermain gawai, penggunaan gawai yang tidak bijak juga menjadi latar belakang perilaku remaja yang menyimpang. Pembentukan Posyandu Remaja merupakan upaya Pemerintah melakukan edukasi kesehatan sejak remaja karena saat ini banyak penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes sudah dialami remaja karena kesalahan pola makan, tidak hanya itu, pola makan yang buruk ketika usia remaja juga berakibat kepada gangguan kesehatan reproduksi. Kepala Pustu Cilandak Timur bersyukur atas dukungan Yayasan Dhyaul Iman dalam membentuk Posyandu Remaja, dengan dukungan fasilitas yang diberikan Yayasan Dhyaul Iman pelaksaan Posyandu Remaja di lingkungan RW 01 dapat berjalan dengan lancar. Turut hadir saat kegiatan Sekretaris Kelurahan Cilandak Timur Mila Herawati, Ketua Yayasan Dhyaul Iman H. Syamsul Hilal, Ketua DKM Masijd Baitul Fattah Faturahman, Ketua RW 01 Husni  dan sejumlah remaja Pondok Pesantren Nurul Aini.