Orientasi-Keterampilan-Dasar-Kader-Posyandu-Balita

Bertempat di Ruang Serbaguna Kantor Kelurahan Cilandak Timur, Kader Posyandu Kelurahan mengikuti Orientasi Keterampilan Dasar Kader, Senin (22/06/2026). Kegiatan diselenggarakan oleh Puskesmas Pasar Minggu dan dihadiri oleh Kepala Pustu Cilandak Timur dr. Silviana, Kepala TP PKK Kelurahan Cilandak Timur Dechi Susilawati serta Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Cilandak Timur Yultisman. Dalam kesempatan tersebut, dr, Silviana berpesan agar Kader tidak menyimpulkan dan menyampaikan seorang balita adalah stunting maupun kurang gizi, Kader Posyandu hanya diperkenankan untuk menyampaikan bayi atau balita berada pada kondisi garis merah. Untuk memudahkan pemantauan, dr. Silviana mengatakan agar Kader dapat menggunakan pulpen dengan tinta merah. Edukasi terkait Tuberkulosis juga agar diberikan saat pelaksanaan posyandu, hal ini bertujuan agar warga semakin mengetahui penyakit tuberkulosis, cara pencegahan, bagaimana penularan terjadi, penyembuhan dan memiliki pemahaman bahwa penyakit ini bukan penyakit keturunan dan dapat disembuhkan.

Sejumlah Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Pasar Minggu dihadirkan memberikan materi kepada Kader Posyandu. Penyampaian materi dimulai dengan penyegaran wawasan tentang stimulasi, deteksi dini dan intervensi tumbuh kembang. Alat yang digunakan Kader Posyandu dalam memantau tumbuh kembang anak adalah Buku Kesehatan Ibu Anak (KIA) atau Buku Kartu Menuju Sehat (KMS). Setiap Kunjungan Kader Posyandu menandai titik pertumbuhan bayi/ balita sesuai kondisi anak, lembar pengisian juga disertai garis yang memudahkan Kader Posyandu mengetahui apakah kondisi anak dalam kategori normal, gizi kurang atau gizi berlebih. Cetakan BUku KIA terbaru menampilkan informasi Perawatan bayi usia 3 – 6 bulan, beberapa pertanyaan terkait perkembangan anak, informasi perawatan bayi usia 9 – 12 bulan. Kader Posyandu juga diberikan materi tentang imunisasi dan mengapa balita diwajibkan untuk diberikan imunisasi.