Kelurahan-Cilandak-Timur-Perkuat-Pencegahan-DBD-dan-Layanan-Publik-Lewat-Monitoring-Terpadu-di-Cilandak-Timur

Jajaran Kecamatan Pasar Minggu kembali melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah Kelurahan Cilandak Timur, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini menjadi langkah preventif menekan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sekaligus mendekatkan berbagai layanan publik kepada masyarakat. Monitoring yang dipimpin langsung oleh Wakil Camat Pasar Minggu Asep Subahan bersama Kasubag Program Anggaran Kecamatan Pasar Minggu Eti Sumiati berlokasi di RT 010 RW 03. Turut mendampingi di lapangan, Lurah Cilandak Timur Mila Herawati bersama Kader Jumantik RW 03 yang menyisir rumah warga secara door-to-door. Dari hasil penyisiran total 91 rumah, petugas menemukan 4 rumah yang positif terdapat jentik nyamuk. Berdasarkan temuan tersebut, Angka Bebas Jentik (ABJ) di wilayah ini tercatat sebesar 95,6%. Dalam arahannya, Wakil Camat Pasar Minggu menekankan pentingnya pendampingan bagi Kader Jumantik saat melakukan penyisiran agar meminimalisasi kendala perizinan dari pemilik rumah. Ia juga menyarankan agar para kader menyimpan nomor kontak Asisten Rumah Tangga (ART) sebagai solusi alternatif. Mengingat kondisi cuaca saat ini, warga, khususnya para ibu, juga diingatkan untuk senantiasa waspada dalam penggunaan kompor rumah tangga serta siaga menghubungi nomor darurat 112 jika menemukan potensi bahaya.

Kegiatan PSN ini turut ditinjau oleh Tim Puskesmas Pasar Minggu. Perwakilan Puskesmas, Yani, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada obat khusus untuk virus dengue, sehingga penanganan difokuskan pada pemberian cairan dan obat pereda gejala. Pemerintah juga telah melakukan penelitian pemberian vaksin dengue kepada sejumlah warga, yang kini sudah dapat diakses secara mandiri dengan biaya tertentu. Dalam penanganan Kasus DBD, Pemprov DKI Jakarta terus menggalakkan program PSN, Gerakan 1 Kader 1 Rumah, Kampung Bebas Jentik, hingga Penelitian Nyamuk Wolbachia. Selain DBD, pihak Puskesmas juga mengimbau warga untuk mewaspadai maraknya kasus infeksi saluran pernapasan, khususnya influenza tipe A. Warga diminta menjaga daya tahan tubuh, mencukupi konsumsi air putih, mengonsumsi vitamin, mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan atau dalam kondisi flu, serta membawa hand sanitizer saat bepergian.

Dukcapil, UP PMPTSP, dan Gulkarmat Pada kesempatan yang sama, sejumlah unit layanan turut memberikan sosialisasi penting bagi warga RW 03 Cilandak Timur

Sektor Kependudukan (Dukcapil): Kasatpel Dukcapil Kelurahan Cilandak Timur, Lesar Novendra, mengungkapkan bahwa berdasarkan data, masih ada 17 warga RW 03 yang belum melakukan perekaman KTP, yang berpotensi menghambat akses layanan publik lainnya. Untuk memfasilitasi warga, pelayanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) akan kembali dibuka pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 08.00 hingga 12.00 WIB di Kantor Kelurahan Cilandak Timur. Ia juga menginformasikan terkait persiapan Program Perlinsos (Perlindungan Sosial) dari Kementerian Sosial RI yang dimula dari wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Pelayanan Perizinan (UP PMPTSP): Perwakilan UP PMPTSP Kelurahan Cilandak Timur memperkenalkan inovasi Program “Gulali” (Gerai Untuk Layanan Publik). Program ini mencakup layanan unduh persyaratan dan formulir PM1 Jakevo, pembuatan akun Jakevo, pendampingan unduh SPPT PBB, informasi zonasi tata ruang, pembuatan Polygon NIB, hingga fasilitas gerai memulai usaha.

Ary Santoso dari Gulkarmat Kelurahan Cilandak Timur mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran. Selain edukasi formil, petugas juga aktif turun langsung ke masyarakat melalui forum nonformil. Lebih lanjut, Gulkarmat tidak hanya siaga menangani kebakaran, tetapi juga melayani kedaruratan lain seperti evakuasi sarang lebah berbahaya. Melalui monitoring terpadu ini, Pemerintah Kelurahan Cilandak Timur berharap kesadaran kolektif warga terhadap kesehatan lingkungan, keselamatan rumah tangga, serta tertib administrasi kependudukan dapat semakin meningkat.