Forum-LMK-Kecamatan-Pasar-Minggu

Ketua LMK Kecamatan Pasar Minggu H. Syaiful Alam membuka kegiatan Forum LMK Kecamatan Pasar Minggu di Ruang Pola Kelurahan Cilandak Timur, Jumat (13/02/2026). Kegiatan direncanakan  setiap bulannya dan Kelurahan Cilandak Timur mendapatkan penempatan pertama dalam pelaksanaan Tahun 2026. H. Syaful Alam menyampaikan bahwa LMK Kecamatan Pasar MInggu siap mengawal usulan masyarakat dalam pelaksanaan Musrenbang Tahun 2026. Kepala Pustu Cilandak Timur dr. Silviana bersama dr. Yefti Caroline turut hadir mensosialisasikan terkait Surat Keterangan Disabilitas. Sebelum mengeluarkan surat ini, Tenaga Kesehatan Puskesmas maupun RSUD akan memeriksa langsung kondisi fisik warga untuk selanjutnya divalidasi oleh Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Surat Keterangan Disabilitasi diberikan kepada Para Penyandang Disabilitas Fisik, Penyandang Disabilitas Intelektual, Penyandang Disabilitas Mental dan Penyandang Disablitas Sensorik.

Kegiatan juga turut dihadiri Anggota Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta M Yusuf, Camat Kecamatan Pasar Minggu Guguk Trirahayu dan Lurah Kelurahan Cilandak Timur Mila Herawati. Pada kesempatan tersebut dihadapan undangan yang terdiri dari LMK seKecamatan Pasar Minggu, Perwakilan RW dan RT menyampaikan harapan agar lagu “Pepaya Mangga Pisang Jambu” dapat disosiaisasikan kembali kepada masyarakat mulai dari Sekolah Dasar. Lagu ini bercerita mengenai Pasar Minggu sebagai tempat penjualan berbagai macam buah. Dengan mengenal lagu ini, anak-anak diharapkan dapat mengetahui sejarah Kecamatan Pasar Minggu. Lagu ini juga satu-satunya lagu yang bercerita tentang sebuah kecamatan di wilayah DKI Jakarta. Sementara itu, M Yusuf selaku Anggota Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta berharap bahwa setiap pelaksanaan rapat internal dan eksternal LMK  dapat memberikan dampak kemajuan bagi Kecamatan Pasar Minggu. Yusuf juga berharap agar Kampung Siaga Bencana (KSB) dapat diaktivkan kembali dalam menangani kejadian bencana di wilayah. Undangan yang hadir juga turut dipersilahkan mengajukan usulan dan usulan dapat dikoordinasikan langsung kepada Perwakilan Sektoral Kecamatan yang hadir. Terkait peran serta LMK, Yusuf mengharapkan LMK dapat berkontribusi penyelesaian masalah di wilayah seperti mencari CSR untuk penanganan balita stunting.