Untuk mendorong terciptanya tertib administrasi di lingkungan Kota Jakarta Selatan, Suku Dinas (Sudin) Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar Gerakan Sadar Tertib Arsip (GSTA), di Ruang Gelatik Utama Kantor Walikota Jakarta Selatan, Senin (8/12). Kegiatan yang dibuka Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar tersebut berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (10/12).
M Anwar, mengatakan, tertib administrasi merupakan bagian dari peradaban dan menjadi dasar peningkatan kinerja pemerintah, serta pelayanan publik yang lebih optimal. Karena, lanjutnya, kehilangan dokumen penting dapat menyulitkan dalam menelusuri sejarah dan kebenaran.
“Saya mengharapkan kepada para peserta agar memiliki budaya yang arif dan penuh perhatian dalam penanganan administrasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Selatan, Radiah, menyampaikan, pengelolaan arsip yang baik sangat krusial, terutama untuk menghindari persoalan hukum.
Ia menambahkan, tujuan digelarnya kegiatan Gerakan Sadar Tertib Arsip yaitu agar seluruh arsip di Jakarta Selatan dapat terkelola dan tertata rapi, sehingga memudahkan pimpinan.
“Ke depannya akan dilakukan evaluasi dan monitoring untuk memastikan ilmu yang didapat benar-benar diterapkan,” katanya.
Untuk diketahui, kegiatan GSTA diikuti para kepala suku dinas, camat, lurah hingga TP PKK. Kemudian, narasumber yang dihadirkan adalah Deputi Tim Koordinasi Kearsipan Nasional (TKKN) Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Andi Abubakar.
Dilihat : 1804 Pengunjung
Sebarkan Video ini Kepada yang Lain