Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam menjaga kerukunan beragama di wilayah Jakarta Selatan.
“Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan MUI dalam pembinaan kehidupan beragama yang harmonis dan juga pencegahan paham radikalisme, serta intoleransi,” kata Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI MUI Kota Jakarta Selatan Tahun 2025, di Ruang Antasari, Kantor Walikota Jakarta Selatan, Rabu (3/12).
Oleh karena itu, lanjutnya, diharapkan dalam Musda ke-VI MUI ini, bukan hanya untuk menyusun program kerja dan memilih kepemimpinan baru, tetapi juga sebagai momentum memperkuat peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembinaan umat serta menjaga harmoni sosial di wilayah Jakarta Selatan.
"Selain itu diharapkan MUI juga terus melakukan penguatan pendidikan keagamaan dan karakter serta kolaborasi dalam pembinaan remaja, keluarga serta ketahanan umat di tingkat kelurahan dan kecamatan," ujarnya.
Sementara, Ketua MUI Provinsi DKI Jakarta, M Faiz, menambahkan, pada Musda ke-VI MUI ini diharapkan menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kemajuan, juga terpilihnya kepengurusan yang amanah dan profesional, serta merumuskan program kerja yang responsif terhadap kebutuhan umat di Jakarta Selatan.
"Sehingga nantinya MUI dapat menjadi rumah besar umat Islam untuk mengakomodir berbagai kelompok dan organisasi Islam yang ada di Jakarta Selatan," tambahnya.
Dilihat : 381 Pengunjung
Sebarkan Video ini Kepada yang Lain