
Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, menerima audiensi KADIN Jakarta Selatan, di Ruang Rapat Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (20/9). Kehadiran KADIN untuk membahas situasi yang terkait dengan usaha di Jaksel. Didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan Sri Yuliani serta instansi terkait lainnya, Marullah mengatakan, sistem zonasi khususnya Jakarta, harus di antisipasi oleh pemerintah, agar perekonomian di kota Jakarta berjalan dengan baik. "Sistem zonasi ini sebenarnya sudah berjalan dari dulu, tapi harus melalui PD Pasar Jaya," ujarnya. Marullah juga menuturkan, Pemkot Jakarta Selatan sangatlah memperhatikan usaha kecil serta menengah. Oleh karena itu, pihaknya akan membantu dan berupaya agar para pelaku usaha di Jakarta Selatan mendapatkan kesesuaian dan kenyamanan dalam melakukan perputaran ekonomi di Jakarta Selatan. Sementara Ketua KADIN Jakarta Selatan, Sony Laksono meminta kepada pemerintah agar mengatasi hal-hal yang merugikan para pelaku usaha, salah satunya adalah premanisme di wilayah pasar. Pasalnya, menurut Sony, banyak kejadian ketiak seseorang mau membuka usaha, tetapi malah dimintai sejumlah dana. "Sehingga KADIN sebagai organisasi yang membina para pedagang/ pengusaha, merasa agak keberatan karena banyak oknum preman yang memalak para pedagang. Perlu penekanan terhadap keamanan pasar agar para pedagang bisa melakukan aktivitasnya dengan semestinya," pungkasnya.