Jakarta - Vaksinasi COVID-19 untuk lansia di wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan sudah mencapai 138 ribu atau 77,18 persen. Capaian ini, tidak terlepas dari kolaborasi seluruh unsur yang telah bersatu padu melakukan sosialisasi, dan mengajak para lansia untuk mengikuti program tersebut.
Demikian disampaikan oleh Plt Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji, saat memimpin Zoom Meeting Rapat Pimpinan (RAPIM)/Rapat Koordinasi Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan Bulan April Tahun 2021, di Ruang Rapat Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (21/4).
"Alhamdulillah capaian vaksinasi kita luar biasa meningkat. Sekitar dua minggu yang lalu kita masih di sekitaran 50 persen. Tapi Alhamdulillah, sudah mencapai lebih dari 75 persen. Saat ini, kita berada di nomor dua capaian vaksinasi lansia tertinggi di DKI Jakarta," ujarnya.
Diungkapkan Isnawa, meski telah datang ke lokasi, namun nyatanya tidak semua lansia dapat divaksin. Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu faktor yang menjadi penyebab itu adalah komorbid. "Dari 200 lansia yang dapat divaksin hanya di kisaran 130 lansia, sisanya terhalang oleh komorbid," tuturnya.
Sementara, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan M Helmi mengungkapkan, target sasaran vaksinasi lansia mencapai angka 179.249. Adapun untuk vaksinasi dosis tahap kedua, telah mencapai 51,47 persen. "Yang tertinggi yaitu di wilayah Kebayoran Baru mencapai 253 ribu," tandasnya.
Sudin Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Demikian disampaikan oleh Plt Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji, saat memimpin Zoom Meeting Rapat Pimpinan (RAPIM)/Rapat Koordinasi Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan Bulan April Tahun 2021, di Ruang Rapat Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (21/4).
"Alhamdulillah capaian vaksinasi kita luar biasa meningkat. Sekitar dua minggu yang lalu kita masih di sekitaran 50 persen. Tapi Alhamdulillah, sudah mencapai lebih dari 75 persen. Saat ini, kita berada di nomor dua capaian vaksinasi lansia tertinggi di DKI Jakarta," ujarnya.
Diungkapkan Isnawa, meski telah datang ke lokasi, namun nyatanya tidak semua lansia dapat divaksin. Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu faktor yang menjadi penyebab itu adalah komorbid. "Dari 200 lansia yang dapat divaksin hanya di kisaran 130 lansia, sisanya terhalang oleh komorbid," tuturnya.
Sementara, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan M Helmi mengungkapkan, target sasaran vaksinasi lansia mencapai angka 179.249. Adapun untuk vaksinasi dosis tahap kedua, telah mencapai 51,47 persen. "Yang tertinggi yaitu di wilayah Kebayoran Baru mencapai 253 ribu," tandasnya.
Sudin Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan.