tampilnya-budaya-betawi-di-ennichisai-2017

NameJakarta Little Tokyo atau Ennichisai 2017 rupanya tak sekedar menampilkan budaya Jepang saja. Namun, pihak panitia juga menyertakan budaya betawi, sebagai wujud untuk melestarikan kesenian DKI Jakarta.

"Tidak hanya dimeriahkan oleh pertunjukan seni dan budaya Jepang, Ennichisai juga mengadakan kesenian khas Indonesia dari Jakarta seperti Tarian Selamat Datang, Gambang Kromong serta kehadiran Abang None,” ujar Ketua Yayasan Ennichisai 2017 Rizki, Minggu (14/5).

Riski juga menjelaskan, acara Ennichisai 2017 merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka menyambut HUT DKI Jakarta, sehingga acara ini didukung penuh oleh kawasan Blok M dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan. 

"Event ini merupakan event Festival Jepang di Indonesia yang paling otentik dengan "Japan's Shopping District Festival," tuturnya. 

Rizki berharap, Ennichisai 2017 dapat menjadi simbol pantang menyerah seperti layaknya inspirasi dari acara tersebut yakni "Nanakorobi Yaoki".

“Jadi “Nanakorobi Yaoki" memiliki kandungan makna yaitu tujuh kali jatuh, delapan kali bangun. Diharapkan dengan pepatah tersebut Ennichisai menjadi simbol pantang menyerah dalam menggapai harapan dan impian baik bagi bangsa Indonesia maupun bangsa Jepang,” jelasnya.

Rizki optimis, Ennichisai yang digelar tahun ini akan semakin meriah dengan kehadiran Guest Performance dari Jepang, serta pertunjukan tradisional kebudayaan Jepang yang berpusat pada Main Stage Ennichisai

"Tradisional Stage terdiri dari Stage Performace dan Street Performance meliputi "Mikoshi, Wadaiko, Eisa, Shamisen, Koto, Yosakoi Contest, Nihon Boyou, Oiran Dochu dan Shishimai," tandasnya. (KIP JS)