Penertiban parkir liar terus dilakukan petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan. Kamis (22/6), Sudinhub Jaksel bekerja sama dengan Satpol PP Kecamatan Pasar Minggu dengan dibantu jajaran Kepolisian, mencabut pentil motor-motor yang parkir sembarangan hingga kempes, di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Kasatpel Perhubungan Kecamatan Pasar Minggu Yuniar mengatakan, pencabutan ini merupakan tindakan tegas yang dilakukan, lantaran tindakan para pengguna motor yang parkir sembarangan, sudah tidak bisa ditolerir lagi. "Operasi nya dilakukan karena parkir motor sampai ke bahu jalan dan membuat kemacetan. Motor-motor ini parkir berjajar di sepanjang kawasan Pasar Minggu bikin macet," tegasnya.
Yuniar menambahkan, dalam penertiban kali ini, pihaknya menggembosi 30 motor yang kedapatan berada di area parkir liar. Tidak itu saja, dalam penertiban ini, Sudinhub Jaksel juga memberikan pembinaan kepada juru parkir (jukir) liar, agar tidak lagi kembali melanjutkan profesi ilegal tersebut. "Juga melakukan informasi kepada masyarakat, agar tidak parkir sembarangan," ucapnya.
Yuniar mengungkapkan, Kawasan Pasar Minggu merupakan salah satu titik pembenahan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Dalam pembenahannya, Dinas Perhubungan sebenarnya telah membangun lokasi binaan parkir. Namun nyatanya, warga lebih senang parkir sembarangan. "Ditambah jukir liar yang mengkoordinir parkir liar. Keadaan ini diperparah dengan banyaknya ojek online yang biasa mangkal di kawasan ini," imbuhnya.
Oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal tersebut, Yuniar mengaku pihaknya akan bekerja sama dengan PD Pasar Jaya Pasar Minggu, agar memberikan spanduk himbauan. "Spanduk himbauan agar parkir di dalam. Kebanyakan masyarakat yang ke pasar buat persiapan keperluan lebaran," pungkasnya. (KIP JS)