sudinhub-jaksel-tindaklanjuti-laporan-warga

NameSuku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, menindaklanjuti laporan masyarakat tentang Lalu lintas di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Menurut laporan tersebut, kawasan ini sangat semrawut akibat banyaknya angkutan kota (angkot) dan metromini yang berhenti sembarangan atau ngetem di pinggir jalan dan di luar terminal.

"Hari ini kita tindak tegas serta lakukan pengawasan maupun penertiban terhadap angkot dan metromini yang berhenti sembarangan agar menimbulkan efek jera," ujar Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Christianto, Rabu (14/6). Christianto mengatakan, setidaknya ada tiga titik rawan yang menjadi pusat perhatian tim nya dalam melakukan penindakan di sekitar kawasan Pasar Minggu.

"Tiga titik rawan tersebut adalah simpang jalan sebelah gedung PD Pasar Jaya Pasar Minggu, sebelah stasiun Pasar Minggu, dan simpang Robinson Jl Raya Pasar Minggu," paparnya.

Dari hasil penindakan ini, enam Kopaja S 616 jurusan Cipedak - Blok M, berhasil ditilang lantaran ngetem di depan Stasiun Pasar Minggu. Sementara itu, enam KWK S 15 yang biasa ngetem di putaran robinson dikenakan BAP tilang serta diberikan sangsi push up kepada pengemudinya.

Selain itu, Sudin Perhubungan Jaksel juga melakukan penertiban parkir liar di Jl Cipulir Raya. Hasilnya, 10 mobil pribadi dan 10 motor digembosi, empat supir dipush up, lima Angkot C 01, satu taksi, serta satu Angkot 06, dikenakan BAP Tilang.

"Masih saja bandel angkutan umum yang mangkal sembarangan, kita tindak tegas serta tempatkan petugas yang melakukan penjagaan dan pengawasan sepanjang hari, dan kita siagakan petugas pengaturan lalu lintas agar pelanggaran berkurang," pungkas Christianto. (KIP JS)