Sebanyak 150 pedagang kelontong dan pedagang kecil di Jakarta Selatan mendapat pelatihan manajemen dari pengelola Minimarket Alfamart dan Alfamidi dikantor walikota Jakarta Selatan.
Wakil Gubnernur DKI Jakarta Djarod Saiful Hidayat mengatakan pedagang kelontong dalam mengelola usahanya dengan cara efisien cenderung mencampur aduh uang dagangan dengan uang belanja harian. Jadi perlu adanya pemahaman pada seluruh pedagang untuk bisa mengelola usahanya dengan efisien dan dicatat yang baik,”katanya saat pelatihan manajemen ritel untuk pedagang warung kelontong di Jakarta Selatan, Kamis (26/3).
Rata-rata pengelolan nya masih sangat tradisional maka perlu pendampingan manajemen, penataan produk, standar harga dan kualitas barang yang baik,”ujarnya.
Kami dari Pemprov DKI Jakarta sangat mendukung langkah pengusaha yang ingin membina UMKM dan pedagang warung tradisional dapat bersinergi antara pengusaha dengan pedagang kecil, ini sangat dibutuhkan agar keduanya bisa berkembang,”tegasnya.
Walikota Jakarta Selatan Syamsuddin Noor mengatakan Jakarta Selatan dilihat dari faktor-fantor ekonomi banyak hal yang dapat kita lakukan seperti sekarang ini kita melihat untuk di Jakarta Selatan saja gerai-gerai yang bergerak dibidang retail cukup banyak, berdasarkan inventarisir kami ada sekitar 682 retail yang bergerak di Jakarta Selatan.
Khusus untuk alfa midi dan alfamart ini ada 221 gerai, jadi ini satu jumlah yang cukup banyak, kita harapkan dengan keberadaan dari gerai-gerai ini yang ada mempunyai manfaat yang besar bagi masyarakat kita. sehingga dapat terjalin suatu hubungan simbiosis mutualisme yang bisa dilakukan sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat di Jakarta Selatan.
Juga Syamsuddin tambahkan jangan sampai menimbulkan suatu kecemburuan sosial, sehingga dapat menimbulkan masalah-masalah di wilayah Jakarta Selatan, selama ini masyarakat di Jakarta Selatan sudah bisa memproduksi atau menghasilkan suatu barang atau kerajinan, namun masih terkendala masalah pemasaran..
Sementara Corporete Affairs Director PT SAT Solihin mengatakan dengan pelatihan manajemen ini ritel modern kepada para pedagang agar mereka dapat tumbuh di tengah perubahan pola belanja konsumen dan persaingan yang ketat pada saat ini. Jadi dengan pelatihan ini dapat lebih baik dalam mengelola usahanya.