Para petugas dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, melakukan pengamanan aset Aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Jalan Assakinah RT 003/ RW 02 Kelurahan Kebagusan, Senin (2/3). Pengamanan dilakukan dengan menurunkan plang an. Ahli Waris Almarhum H.S Muhammad di atas Tanah Aset Pemprov. DKI Jakarta.
Penurunan plang ini dipimpin oleh Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Selatan Mahludin, didampingi Kasudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan Muhammad Roji, Kepala Bagian Hukum Jakarta Selatan Noverra, dan Lurah Kebagusan Leo Yudhantara.
Mahludin menuturkan, aset tersebut sudah memiliki nomor sertifikat yakni SHP 322. Selain itu, penurunan plang ini sesuai Instruksi Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 142 Tahun 2016. “Tentang Pengamanan Aset Milik Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta,” ucapnya. Sementara itu dalam wawancara dengan Kasudin Pendidikan Wilayah II Muhammad Roji, diketahui bahwa di atas lahan aset tersebut rencananya akan didirikan bangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri.
“Sudah ada rencana dari Sudin Pendidikan Wilayah II untuk dibuatkan Sekolah Menengah Pertama Negeri, karena pada Musrenbang Tahun 2019, ada aspirasi warga Kebagusan yang mengatakan di daerah mereka tidak ada Sekolah Menengah Pertama Negeri,” tandasnya.
Penurunan plang ini dipimpin oleh Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Selatan Mahludin, didampingi Kasudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan Muhammad Roji, Kepala Bagian Hukum Jakarta Selatan Noverra, dan Lurah Kebagusan Leo Yudhantara.
Mahludin menuturkan, aset tersebut sudah memiliki nomor sertifikat yakni SHP 322. Selain itu, penurunan plang ini sesuai Instruksi Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 142 Tahun 2016. “Tentang Pengamanan Aset Milik Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta,” ucapnya. Sementara itu dalam wawancara dengan Kasudin Pendidikan Wilayah II Muhammad Roji, diketahui bahwa di atas lahan aset tersebut rencananya akan didirikan bangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri.
“Sudah ada rencana dari Sudin Pendidikan Wilayah II untuk dibuatkan Sekolah Menengah Pertama Negeri, karena pada Musrenbang Tahun 2019, ada aspirasi warga Kebagusan yang mengatakan di daerah mereka tidak ada Sekolah Menengah Pertama Negeri,” tandasnya.