Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, menggelar Monitoring dan Pengawasan Industri Pariwisata di wilayah Kecamatan Pasar Minggu, Jumat (7/7). Dalam monitoring kali ini, Pemkot Jaksel ingin mengecek berbagai surat legalitas, terkait usaha para pelaku industri di area tersebut.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Selatan Fredy Setiawan, yang didampingi oleh Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Selatan Nursyam Daud, serta instansi terkait lainnya, mengatakan legalitas para pengusaha ini dicek untuk mengetahui apakah ada kekurangan dalam perizinan mereka dalam berwirausaha.
"Hari ini kita sesuai dengan jadwal yang ada, melakukan monitoring ke beberapa lokasi industri pariwisata. Kita bagi dalam beberapa tim, dan kali ini kita berkesempatan mengecek di Beer Garden, yang kita cek antara lain TDUP-nya, Pariwisatanya, IMB-nya, kemudian pajaknya, tenaga kerjanya juga. Alhamdulillah dari pihak Beer Garden kooperatif menerima kita," ujarnya.
Fredy melanjutkan, dalam pengecekan di Beer Garden yang berlokasi di Cilandak Timur ini, terdapat beberapa dokumen yang harus segera diserahkan oleh pihak pemilik cafe, kepada pihak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan. "Tadi sudah dibuat pernyataan, dokumen-dokumen yang memang belum diserahkan, kita harapkan pihak manajemen disini untuk mengurus ke Kantor Wali Kota," tuturnya.
Oleh karena itu, Fredy mengingatkan kepada seluruh pelaku usaha industri pariwisata, agar melengkapi surat-surat yang dibutuhkan. Jika tidak, akan berlaku sanksi bagi para pelanggar aturan tersebut. "Tentunya akan kita berikan sanksi. Kalau memang mereka juga tidak mengindahkan apa yang kita minta, ya kita punya aturan main. Kita akan sanksi kalau mereka tidak melengkapi dokumennya," tegasnya.
Senada dengan Fredy, Nursyam Daud juga mengimbau kepada pelaku usaha pariwisata, agar menaati segala peraturan yang berlaku. "Dari sisi pariwisata kita tentunya berharap Jakarta ini dapat menjadi destinasi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Jadi tentunya industri pariwisata ini harus tertib mulai dari perizinan harus lengkap. Intinya adalah supaya para wisatawan itu supaya nyaman ketika menuju Jakarta, sehingga Jakarta juga bisa memperoleh penghasilan yang meningkat dari pariwisata," pungkasnya. (KIP JS)