Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel), mendapat arahan mengenai antisipasi deteksi dini cegah bahaya banjir, di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (15/1). Arahan ini diberikan langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, yang didampingi oleh Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jakarta Selatan Dirhamul Nugraha.
Marullah menuturkan, FKDM harus bekerja sama dan bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat, dalam rangka tanggap bencana dan antisipasi bencana untuk mengurangi beban para korban yang terkena musibah. “Dalam rangka tanggap bencana dan antisipasi bencana, alat komunikasi tidak boleh jauh dari anggota FKDM. Agar respon bisa cepat memonitor situasi atau kondisi setiap pergerakan terus,” tegasnya.
Marullah menerangkan, anggota FKDM mempunyai tugas dan potensi yang dapat menjaring, menampung, mengkoordinasikan, dan mengkomunikasikan data serta informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan, dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan secara dini. “Juga diharapkan dapat mensinergikan kegiatan-kegiatan dan program pembangunan Kota Administrasi Jakarta Selatan,” ucapnya.
Sementara Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Selatan Dirhamul Nugraha mengatakan, kegiatan ini merupakan pondasi awal untuk melakukan penanganan deteksi dini banjir dan dampaknya. “FKDM sudah melakukan konsolidasi baik kota, kecamatan dan kelurahan. Selain itu, kami juga memberikan apresiasi kepada FKDM Kota, yang telah mengumpulkan donasi bagi para korban terdampak banjir,” tandasnya.
Marullah menuturkan, FKDM harus bekerja sama dan bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat, dalam rangka tanggap bencana dan antisipasi bencana untuk mengurangi beban para korban yang terkena musibah. “Dalam rangka tanggap bencana dan antisipasi bencana, alat komunikasi tidak boleh jauh dari anggota FKDM. Agar respon bisa cepat memonitor situasi atau kondisi setiap pergerakan terus,” tegasnya.
Marullah menerangkan, anggota FKDM mempunyai tugas dan potensi yang dapat menjaring, menampung, mengkoordinasikan, dan mengkomunikasikan data serta informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan, dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan secara dini. “Juga diharapkan dapat mensinergikan kegiatan-kegiatan dan program pembangunan Kota Administrasi Jakarta Selatan,” ucapnya.
Sementara Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Selatan Dirhamul Nugraha mengatakan, kegiatan ini merupakan pondasi awal untuk melakukan penanganan deteksi dini banjir dan dampaknya. “FKDM sudah melakukan konsolidasi baik kota, kecamatan dan kelurahan. Selain itu, kami juga memberikan apresiasi kepada FKDM Kota, yang telah mengumpulkan donasi bagi para korban terdampak banjir,” tandasnya.