Jakarta Selatan – Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo didampingi Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Azizah Syafrin memimpin pelaksanaan Panen Serentak Bawang Merah di 167 lokasi, di Taman Hatinya PKK, Rooftop Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jumat (2/10).
Walikota Syafrin, mengatakan, panen ini tidak sekedar memetik hasil, melainkan bukti nyata kapasitas dan kapabilitas wilayah perkotaan dalam mewujudkan kemandirian pangan.
"Kita membuktikan bahwa dengan lahan yang terbatas di perkotaan dan didukung teknologi, inovasi, kolaborasi, serta gotong royong, kita dapat menghadirkan kekuatan pangan di kota ini," ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremonial panen semata, melainkan mampu membentuk sebuah ekosistem pertanian perkotaan yang utuh mulai dari penyediaan bibit, pendampingan, panen, hingga penyiapan pemasaran yang berpotensi melahirkan usaha-usaha kecil menengah baru guna memperkuat ketahanan ekonomi warga.
Guna memperluas gerakan ini, Walikota Syafrin meminta para camat dan lurah untuk segera menginventarisasi lahan-lahan kosong yang tidak termanfaatkan, baik itu milik Pemprov DKI, swasta, maupun perorangan, agar dapat dioptimalkan menjadi lahan produktif. "Selain memenuhi kebutuhan warga, langkah ini diharapkan mampu mengatasi kekurangan pasokan dan menjaga kestabilan harga bawang di pasaran," ucapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Selatan, Azizah Syafrin, menyampaikan, penyelenggaraan panen ini melibatkan unsur TP PKK mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, penggiat urban farming, pengurus RW, hingga masyarakat luas dari 10 kecamatan.
Azizah menambahkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari gerakan tanam bawang merah serentak yang telah dimulai sejak 28 Juli 2026 lalu. Adapun 167 lokasi penanaman meliputi, 65 lokasi kelurahan, 10 lokasi kecamatan, 62 Rukun Warga (RW) dan 30 lahan urban farming.
“Keberhasilan panen bawang merah juga berkat dukungan oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelurahan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BPMP) Provinsi DKI Jakarta, PT East West Seed Indonesia, serta dukungan dunia usaha melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR),” tambahnya.