Walikota-Syafrin-Minta-Fatayat-NU-Jadi-Motor-Penggerak-Pembangunan

Jakarta Selatan - Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo menghadiri pelantikan Fatayat Nadhlatul Ulama (NU) periode 2025-2030 di Ruang Antasari, Kantor Walikota Jakarta Selatan, Jumat (25/9).

Walikota Syafrin, meminta para perempuan Fatayat NU harus memegang peran kunci tidak hanya dalam lingkup keluarga, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan sosial, ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

Kemudian, mengedepankan semangat toleransi, gotong royong dan persatuan perlu terus dirawat demi menjaga keharmonisan warga, serta aktif dalam penguatan ketahanan keluarga, pendidikan anak dan remaja, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga peningkatan literasi digital.

"Mengingat ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya, Fatayat NU dinilai krusial dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif dunia digital melalui pendampingan keluarga," tutur Walikota Syafrin.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Jakarta Selatan, Siti Istianah menyebut, dalam pengukuhan ini turut diluncurkan dua program strategis organisasi, yaitu Majelis Taklim Fatimah Zahra dan UMKM Fasela.

Peluncuran ini ditujukan untuk memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus pemberdayaan ekonomi umat. Rangkaian acara tersebut juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim piatu di wilayah Jakarta Selatan sebagai wujud kepedulian sosial.

“Kerja sama yang erat antara pemerintah, ulama, organisasi dan komunitas akan melahirkan program-program yang tidak sekadar berjalan, tetapi benar-benar memberikan dampak luas bagi masyarakat," pungkasnya.