Walikota-Syafrin-Lepas-8200-Peserta-Pawai-Karnaval-Budaya-Cipete-Utara

Jakarta Selatan – Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo didampingi Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Azizah Syafrin, melepas 8.200 peserta Pawai Karnaval Budaya di RPTRA Taman Sawo, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Senin (17/8). Kegiatan tersebut diinisiasi Karang Taruna Kelurahan Cipete Utara untuk memeriahkan HUT Ke-81 RI sekaligus memperkuat persatuan warga di tengah keberagaman budaya.

Walikota Syafrin, menyampaikan apresiasi kepada Karang Taruna Kelurahan Cipete Utara dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan ajang tahunan tersebut.

"Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 ini wajib kita isi dengan terus membangun dan mempererat kebersamaan di tengah kemajemukan warga Jakarta, khususnya di Cipete Utara, Karnaval Budaya menjadi ajang pemersatu yang menciptakan keharmonisan," tuturnya.

Ia menuturkan, ragam kebudayaan yang ditampilkan peserta memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan sesuai dengan pilar Bhinneka Tunggal Ika. “Diharapkan sikap saling menghargai dan keharmonisan ini terus terwujud dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari,” ucapnya.

Selain menekankan pentingnya menjaga keharmonisan, Syafrin berpesan kepada seluruh peserta dan masyarakat yang hadir untuk menjaga kebersihan lokasi acara dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Simpan sampah masing-masing dan buang sesuai kategorinya, baik organik, non-organik, residu, maupun B3, guna mendukung gerakan pemilahan sampah dari sumbernya," kata Walikota Syafrin.

Majelis Pertimbangan Karang Taruna DKI Jakarta, Farazandi menyampaikan, warga tampak bahagia dan kompak mengikuti kegiatan pawai.

“Ini membuktikan bahwa para pemuda kita memiliki energi yang besar, penuh dengan gagasan dan mampu mengeksekusinya dengan sangat baik," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Cipete Utara, Abdul Majid Nurdin, menjelaskan, pada perayaan kemerdekaan tahun ini, Karang Taruna membuat beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya lomba mewarnai, menari dan pawai karnaval budaya yang melibatkan 8.200 peserta dari delapan Rukun Warga (RW).

"Untuk pawai karnavalnya, kami buat dua kategori, selain nilai budaya yang ditampilkan, ada juga kita buat tema pilah sampah yang saat ini sedang digalakkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," tandasnya.