Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Munjirin, menghadiri Penilaian Tim Juri Lomba Binaul Masajid (LBM) Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2024, di Masjid Al-Makmur, Jalan RM Kahfi I, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (20/8). Lomba Binaul Masajid tahun ini mengangkat tema "Budaya Betawi Yang Islami".
Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Munjirin, mengatakan, keikuitsertaan Masjid Al-Makmur yang berdiri tahun 1920 dan menyajikan desain menarik, diharapkan bisa memberi manfaat lebih bagi masyarakat di sekitarnya.
"Masjid selain sebagai pusat ibadah, kehadirannya juga harus mampu menjadi tempat pengembangan masyarakat dan persatuan umat, untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, akhlak mulia dan kecerdasan umat agar tercapainya masyarakat adil makmur," tuturnya.
Munjirin menambahkan, untuk mendukung Masjid yang aman, terutama dari bencana kebakaran, dirinya menyarankan untuk seluruh Masjid di Jakarta Selatan menerapkan Gerakan Masyarakat Punya APAR (Gempar).
"Saya ucapkan selamat kepada Masjid Al-Makmur yang sedang mengikuti Loma Binaul Masajid semoga mendapatkan yang terbaik dan memberi kebanggaan untuk umat Islam Jakarta Selatan," ucapnya.
Sementara, Ketua Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta, KH Ma'mun Al Ayyubi, menuturkan, penilaian dalam lomba sama seperti tahun sebelumnya. Penilaian dilakukan oleh delapan juri terdiri dari tiga kriteria yakni Idaroh (manajemen masjid), Imaroh (program masjid), dan Riayah (penilaian fisik masjid).
"Semoga Masjid Al-Makmur ini terus berkembang dan bermanfaat bagi warga sekitarnya bahkan warga seluruh Jakarta Selatan," tandasnya.