Jakarta Selatan - Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) melakukan kurasi produk dari 65 pelaku Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Ruang Antasari Kantor Walikota Jakarta Selatan, Selasa (15/7).
Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Jakarta Selatan, Diah Anwar mengatakan, tujuan kegiatan kurasi ini adalah untuk seleksi kegiatan Bazar Balaikota yang akan dilaksanakan pada 26-28 Agustus 2025 mendatang.
"Peserta kurasi UP2K pada hari ini diikuti oleh 65 peserta yang berasal dari 65 Kelurahan Se- Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang terbagi kedalam dua kategori yaitu kerajinan dan kuliner," ujarnya.
Diah menjelaskan, untuk produk kerajinan yang dikurasi meliputi aksesoris, home decor, perhiasan, tas dan lainnya. Sedangkan kuliner meliputi berbagai jenis makanan seperti snack dan minuman.
Ia menambahkan, dalam penilaian atau penyeleksian produk yang akan lolos untuk kegiatan Bazar Balaikota, TP PKK Jaksel melibatkan tim kurator tingkat provinsi. Selain itu, tim kurator juga akan memberikan saran yang berguna bagi pengembangan produk.
"Saya berharap masukan dari tim kurator bisa menjadi bahan untuk perbaikan dan pengembangan produk kedepannya. Selain itu, saya berharap bagi kelompok UP2K yang terpilih untuk terus berimprovisasi melakukan inovasi untuk pengembangan produk baik dari metode pemasaran, peningkatan kualitas, packaging dan yang tidak kalah penting peningkatan mutu kualitas produknya," tuturnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Selatan, Tomy Fudihartono menuturkan, program UP2K merupakan salah satu langkah nyata dalam upaya pemberdayaan keluarga, terutama perempuan, untuk mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Kegiatan kurasi produk hari ini menjadi bagian penting dalam proses peningkatan kualitas, inovasi, dan daya saing produk-produk lokal binaan PKK," katanya.