Sudin-LH-Jaksel-Verifikasi-16-Sekolah-Adiwiyata

Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah melakukan verifikasi lapangan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Tahun 2024.

Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Mohamad Amin mengatakan, dalam penilaian ini tim verifikator Sudin LH melihat secara langsung kondisi sekolah guna memastikan apakah seluruh warga sekolah sudah menerapkan Gerakan Peduli Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS).

"Verifikasi lapangan sudah kita lakukan selama empat hari, dengan masing-masing tim kita bagi menjadi dua dengan target satu tim dapat menjangkau delapan sekolah," ujar Amin, Jumat (26/4).

Amin menjelaskan, 16 sekolah yang berhasil dikunjungi tim verifikasi yakni, SDN Cipedak 01, SDN Ciganjur 04, SDN Pejaten Barat 01,SDN Srengseng Sawah 04, SD Tetum Bunaya, SD Strada Bakti Utama, dan SMP Strada Marga Mulia, serta SMP Strada Bakti Utama.

Kemudian, MTSN 14 Al-Azhar Asy Syarif, SDN Pancoran 01, SDN Ciganjur 01, MAN 4 Jakarta, SMKN 18 Jakarta, SDN Cipete Utara 15, SMPN 16 Jakarta, SMPN 13 Jakarta.

"Pada tahun ini sedikit berbeda, kami turut melibatkan sekolah-sekolah dari Kanwil Agama untuk mengikuti Adiwiyata Tingkat Kota ini", jelasnya.

Amin mengimbau, untuk sekolah di Jakarta Selatan yang belum menjadi Sekolah Adiwiyata agar ikut berpartisipasi dalam Program KLHK terkait Sekolah Adiwiyata dan mengajukan surat permohonan ke Suku Dinas Lingkungan Hidup agar dilakukan pembinaan.

"Semoga tiap tahunnya kita dapat lahirkan sekolah-sekolah Adiwiyata di Jaksel lebih banyak lagi, baik tingkat kota, nasional hingga mandiri," ucapnya.