Ratusan-Pelajar-Kunjungi-Objek-Bersejarah-dan-Budaya-di-Jaksel

Jakarta Selatan – Ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan puluhan kader TP PKK Jakarta Selatan melakukan kunjungan ke Objek Bersejarah dan Budaya Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan Tahun 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Suku Dinas (Sudin) Kebudayaan Jakarta Selatan tersebut akan berlangsung selama dua hari yaitu pada 5 dan 7 Agustus 2025.

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Selatan, Tomy Fudihartono, mengapresiasi kegiatan ini dan berpesan kepada peserta saat kunjungan harus memperhatikan apa yang dilihat dan dengar dari narasumber. 

“Kemudian nantinya diharapkan mereka akan membagi ilmu atau pengalaman yang mereka dapatkan kepada teman di sekolah, lingkungannya ataupun keluarganya,” kata Tomy usai melepas peserta wajib Kunjung Objek Bersejarah dan Budaya Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan Tahun 2025, di Halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Selasa (5/8).

Sementara, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan, Rusmantoro, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkenalkan dan meningkatkan wawasan terhadap objek bersejarah dan budaya tradisional. 

"Disamping itu, kegiatan ini juga membawa misi edukasi atau pembelajaran kegiatan ini bersifat rekreasi dan memberikan pengalaman belajar diluar sekolah khususnya kepada anak-anak," ujarnya. 

Rusmantoro menjelaskan, kegiatan ini melibatkan 500 peserta yang terdiri dari 450 peserta merupakan pelajar SMP dan 50 kader TP PKK Jakarta Selatan. 

"Setiap harinya kami berangkatkan 250 peserta ke tiga objek museum, yaitu Museum Satria Mandala, Sinematek dan Museum Betawi Setu Babakan," ucapnya. 

Nantinya, lanjut Rusmantoro, para peserta pada terakhir kunjungan ke Museum Betawi Setu Babakan akan diperlihatkan penampilan musik gambang kromong, workshop menari, pencak silat, pembuatan bir pletok dan kembang goyang. "Harapannya mereka mengikuti ini dengan baik dan pulang membawa ilmunya juga dengan baik," ucapnya.