Jakarta Selatan – Puluhan pelatih sanggar tari di wilayah Jakarta Selatan mengikuti Pelatihan Seni Tari Nusantara yang digelar Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan, di Gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB), Jalan Asem Baris, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (21/8).
Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Pembinaan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan, Hubazurine Indol, mengatakan, pelatihan Seni Tari Nusantara Tahun 2025 ini diikuti 30 peserta yang merupakan pelatih sanggar tari di wilayah Jakarta Selatan.
"Pelatihnya sendiri kami bawa orang profesional di bidang seni tari yakni ibu Wiwiek Widiastuti," ujarnya.
Hubazurine, menjelaskan, dalam pelatihan yang digelar selama 10 hari dari 21 Agustus hingga 3 September 2025 ini, para peserta diajarkan materi Tari Ngarojeng dan beberapa tari kreasi baru dengan iringan rebana biang.
Ia menuturkan, pelatihan ini selain untuk melestarikan budaya seni tari yang ada di Indonesia khususnya Jakarta, juga untuk meningkatkan kemampuan para pelatih, agar nantinya memberikan manfaat lebih kepada peserta didiknya di sanggar.
"Semoga saja ini dapat menambah pemahaman atau dapat mengembangkan keterampilan motorik, koordinasi, dan ekspresi diri melalui gerakan tari para peserta," katanya.
Sementara, salah satu peserta yang merupakan pelatih Sanggar Selendang Putih Cilandak, Zaki Fajarini, menyampaikan, pelatihan ini sangat positif dan menguntungkan bagi para pelatih untuk menambah ilmu-ilmu baru dalam seni tari.
"Kami juga sangat senang adanya kolaborasi latihan tari kreasi baru dan musik. Karena tentunya ini menjadi hal baru yang akan kami sebarkan ke anak didik nantinya," tandasnya.